Pulang Pengajian, Seorang Ibu Temukan Anaknya Meninggal Gantung Diri

0
petugas saat melakukan identifikasi di TKP

Kasongan- kaltengtimes.co,id-Seorang ibu di Kasongan, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah tak kuasa menahan kesedihan setelah menemukan anaknya meninggal dunia dalam keadaan gantung diri.

Diketahui, adanya kejadian orang gantung diri atas nama Mulyadi Alias Imul terjadi pada hari Rabu, (20/10) sekitar pukul 04.00 wib di sebuah rumah yang berada di Kasongan Seberang, Keluarahan Kasongan Lama, Kec.Katingan Hilir, Kabupaten Katingan.

Peristiwa tersebut kontan menggegerkan warga sekitar, dan untuk kepentingan penyelidikan kasusnya kini sudah ditangani pihak kepolisiaan.

Kapolsek Katingan Hilir Iptu Eko Oriono, SH MH mengatakan, adapun kronologis kejadian berdasarkan pemeriksaan dari ibu kandung korban Sunarti, sebelumnya pada hari Selasa tanggal 19 Oktober 2021, sekira jam 16.30 Wib, saat itu ibu kandung korban sedang berada di rumah yang menjadi tempat kejadiaan perkara.

BACA JUGA :  Milad Walikota Fairid Nafarin ke-36, DMI Kota Bagikan Sembako di  7 Panti Asuhan

Kemudian tidak beberapa lama, datang korban dengan keadaan mabuk dan langsung menuju kamar untuk tidur. Korban kemudian ditinggalkan sendirian di dalam rumah, karena ibu korban mendatangi acara pengajian.

Pada hari Rabu 20 Oktober 2021, sekira jam 04.00 WIB, saat ibu kandung korban pulang ke rumah dan menuju ke kamar korban, ibu kandung korban melihat korban sudah  dalam keadaan kaku dengan posisi dalam keadaan gantung diri.

Untuk kepentingan lebih lanjut, Personil Polsek  Katingan Hilir bersama petugas kesehatan dari Rumah Sakit Mas Amsyar Kasongan mendatangi TKP.

Selain itu, petugas juga melakukan visum. Sementara barang bukti yang diamankan berupa  satu buah tali nilon bahan plastik warna kuning dengan panjang kurang lebih 60 cm, satu buah kursi merk Lolypop warna hijau, satu  unit handphone warna hitam

BACA JUGA :  Dialog Lintas Generasi SMSI Kalteng, Berbagi Pengalaman Wartawan Tiga Generasi

Menurut keterangan saudara kandung korban Fatimah, adiknya pada pertengahan tahun 2021 juga pernah melakukan percobaan bunuh diri di rumah dengan cara gantung diri menggunakan tirai horden, namun sempat diselamatkan oleh pihak keluarga.

Beberapa hari sebelum kejadian, korban sempat bercerita kepada kakak korban bahwa korban merasa sedih karena korban merasa selama ini menjadi beban keluarga. zal

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini