Kuala Kapuas, kaltengtimes.co.id – Rumah Potong Unggas (RPU) Pulau Telo Baru di Jalan Sei Kayu, Kabupaten Kapuas, yang pembangunannya telah dimulai sejak belasan tahun lalu, kini memasuki proses menuju fungsional. Penyelesaian pembangunan lanjutan membuat sejumlah fasilitas pendukung telah tersedia dan siap digunakan.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Edi Dese, mengatakan bahwa saat ini akses jalan menuju lokasi sudah memadai, jaringan air dan listrik telah terpasang, serta fasilitas penanganan limbah juga telah disiapkan.
“Secara teknis, fasilitas utama sudah siap. Kita optimis RPU ini bisa difungsikan pada tahun ini,” ujar Edi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/2/2026).
Menurutnya, tantangan yang masih dihadapi adalah proses pemindahan aktivitas pemotongan unggas dari RPU lama di Jalan Jepang. Lokasi lama tersebut dinilai kurang representatif karena berada di dekat permukiman warga dan berdekatan dengan pembangunan Mal Pelayanan Publik.
Selain itu, sebagian pengguna RPU masih meminta adanya gudang atau kandang penampungan sementara bagi unggas sebelum proses pemotongan. Permintaan tersebut akan diakomodir oleh pemerintah daerah agar penataan kawasan RPU tetap tertib dan tidak menimbulkan kesan kumuh.
Dalam rangka menjaga keamanan aset daerah, Dinas Pertanian juga telah menugaskan petugas jaga dari warga sekitar lokasi. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kerusakan dan pencurian fasilitas, mengingat pada masa sebelumnya pernah terjadi pencurian pintu besi di bangunan RPU.
Edi menambahkan, sistem pengelolaan limbah telah dirancang untuk menangani limbah basah dan kering dari pemotongan unggas dengan kapasitas hingga 5.000 ekor per hari. Khusus limbah kering seperti bulu ayam, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan pihak ketiga untuk penampungannya.
“Dengan kesiapan ini, kita berharap RPU Pulau Telo Baru dapat beroperasi secara optimal dan lebih ramah lingkungan,” tutup Edi. (Nas)