Home Kriminal & Peristiwa Tak Terima Dipanggil Nama, Kakek 75 Tahun Pukul Dua Bocah
Kriminal & Peristiwa

Tak Terima Dipanggil Nama, Kakek 75 Tahun Pukul Dua Bocah

Share
Foto screenshot video pelan menggunakan baju merah saat mendatangi kedua korban dibalik estalase. (Ist)
Share

PALANGKARAYA, kaltengtimes.co.id- Seorang bocah perempuan berusia empat tahun ketakutan dan selalu kepikiran oleh sesosok kakek lansia berusia 75 tahun setelah mengalami pemukulan.

Kejadian tersebut terjadi di kawasan pasar besar Kota Palangka Raya saat sedang bermain di toko baju milik orang tuanya. Pemukulan ini terjadi beberapa Minggu lalu.

Salah satu saksi bernama Ahmad mengatakan bahwa saat itu korban bersama saudaranya sedang bermain didalam toko baju memanggil nama pelaku namun atas hal tersebut pelaku marah.

“Jadi korban berdua sedang bermain terus memanggil nama pelaku tapi pelaku ini malah marah dan mukul korban,” Kata Ahmad.

Tidak hanya itu, Saudara korban yang juga masih berusia 7 tahun ini menjadi sasaran kemarahan pelaku dengan cara menjambak rambutnya. Setelah kejadian itu kedua korban menangis dan pelaku langsung pergi.

“Pelaku mendengar dipanggil namanya langsung mencari kedua korban dan masuk kedalam toko langsung memukul dan menjambak kedua korban,” ungkapnya.

Sementara itu, Orang tua korban yang dipukul bernama Madi menjelaskan bahwa dirinya keberatan atas kejadian pemukulan yang dialami anaknya. Bahkan perbuatan pelaku ini dinilai tidak memiliki perasaan yang manusiawi.

“Anak saya kan masih kecil usia empat tahun dan ponakannya tujuh tahun kenapa pelaku tega melakukan pemukulan dan menjambak rambut sedangkan pelaku usianya sudah 70 tahun lebih,” bebernya.

Lebih lanjut,Madi menuturkan dampak dari kejadian yang dilakukan pelaku terhadap kedua korban ini membuat ketakutan anak-anak untuk bermain di lingkungan toko. Apalagi pelaku tokonya tidak jauh dari tempat usaha orang tua korban.

“Perasaan takut jelas dirasakan oleh anak saya dan ponakannya bahkan tidak berani bermain di lingkungan toko dan setiap melihat atau bertemu pelaku pasti langsung sembunyi,” jelasnya.

Ayah dari salah satu korban juga sempat di pukul oleh pelaku lantaran menanyakan kepada pelaku kenapa anaknya di pukul.

Kasus ini sudah dilaporkan ke pihak Kepolisian Polresta Palangka Raya dan ayah korban berharap kasus ini bisa ditangani dengan benar.

“Kasus ini sudah kita laporkan dan semoga kasus ini bisa ditangani dengan baik dan kami berharap pelaku bisa diamankan,” tandasnya. zal

Share
Related Articles

FORDAYAK Segel Kantor MTF di Palangka Raya, Tuntut Transparansi Penyelesaian Jaminan Fidusia

PALANGKA RAYA, Kaltengtimes.co.id – Organisasi Masyarakat (Ormas) Forum Pemuda Dayak (Fordayak) melakukan...

Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan Kawal Pembangunan Posko Anti-Narkoba

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Komitmen bersama dalam memberantas peredaran narkotika ditunjukkan melalui...

Razia Balap Liar Jaring 36 Motor, Mayoritas Pengendara Pelajar

PALANGKARAYA -Raungan knalpot dan aksi kebut-kebutan liar masih menjadi pemandangan meresahkan di...

Baru Menjabat Tujuh Hari Kompol Hermanto Buktikan Komitmennya Kurung Tiga Bulan Motor Balap Liar 

PALANGKARAYA -Baru satu minggu menjabat sebagai Kasat Lantas Polresta Palangka Raya, Kompol...