Sabtu, 7 Februari 2026

SMSI Gelar Dialog Nasional, Dorong Media Digital Berorientasi Pers Sehat

A+A-
Reset

JAKARTA – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem pers nasional melalui Dialog Nasional Refleksi Akhir Tahun 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Media Baru Menuju Pers Sehat” ini digelar di Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2025).

Acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, serta dihadiri para anggota Dewan Pers, pimpinan organisasi pers, akademisi, praktisi media, hingga perwakilan pemerintah.

Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus dalam sambutannya menyampaikan bahwa tantangan pers saat ini tidak hanya soal kecepatan informasi, tetapi juga kualitas dan tanggung jawab moral. Ia menilai bahwa setiap insan pers memiliki waktu yang sama, namun kemampuan merespons perubahan menjadi faktor penentu.

“Yang membedakan adalah bagaimana kita merespons keadaan dan menghadirkan solusi bagi masyarakat,” kata Firdaus.

Ia juga menyoroti tiga kekuatan besar yang memengaruhi peradaban modern, yakni informasi, uang, dan energi. Dalam konteks tersebut, pers dinilai memiliki peran vital dalam membentuk opini publik dan memperkuat demokrasi melalui informasi yang kredibel.

Sementara itu, Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan bahwa media baru harus tetap berpegang pada nilai-nilai dasar jurnalistik. Menurutnya, derasnya arus informasi di era digital justru menuntut insan pers untuk lebih cermat, beretika, dan berorientasi pada kepentingan publik.

“Pers tidak boleh hanya mengikuti arus, tetapi harus mampu mengarahkan dan memberi makna melalui ide, tulisan, dan etika,” tegasnya.

Dialog nasional ini kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel yang dipandu Prof. Dr. Taufiqurachman, menghadirkan sejumlah narasumber lintas sektor. Diskusi difokuskan pada upaya menjaga kualitas media digital, penguatan etika jurnalistik, serta peneguhan peran pers sebagai pilar keempat demokrasi di tengah transformasi media.

Melalui forum ini, SMSI berharap media siber di Indonesia mampu tumbuh secara profesional, sehat, dan berkelanjutan di era pers digital.

Diskusi dipandu oleh Prof. Dr. Taufiqurachman, A.Ks., Sos., M.Si., dengan menghadirkan narasumber dari beragam latar belakang dan kompetensi. Para pembicara tersebut antara lain Prof. Dr. H. Yuddy Crisnandi, S.E., M.E., selaku Ketua Dewan Pakar SMSI Pusat, Nuzula Anggerain yang menjabat Direktur Ideologi, Kebangsaan, Politik, dan Demokrasi Kementerian PPN/Bappenas, serta Hersubeno Arief sebagai praktisi media baru.

Selain itu, forum juga menghadirkan Ketua Umum AMSI Wahyu Dhyatmika, Wakil Ketua Umum SMSI Ilona Juwita, wartawan senior Aiman Witjaksono, serta Dr. Ariawan, S.AP., MH., MA., selaku Koordinator Wartawan Parlemen. Kehadiran para narasumber ini memperkaya perspektif diskusi terkait tantangan, peluang, dan arah penguatan pers sehat di era media digital. (red/ist)

Berita Terkait