Kuala Kapuas, kaltengtimes.co.id – Meski Kabupaten Kapuas sebagai lumbung padi dan salahsatu Daerah penghasil padi terbesar di Kalimantan Tengah, namun Pemerinrah Kabupaten Kapuas tetap terus memperkuat sektor pertanian sebagai upaya penguatan sekaligus penopang ketahanan pangan Daerah maupun Nasional.
Seperti baru-baru ini, telah dilakukan penandatanganan kontrak swakelola program cetak sawah untuk wilayah Kabupaten Kapuas yang dilaksanakan di Depok, Jawa Barat, antara Kepala Balai Pertanian Banjarbaru dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas. Kegiatan tersebut turut disaksikan langsung oleh Bupati Kapuas H. M Wiyatno, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai, serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas Edy Dese.
Bupati Kapuas HM Wiyatno menyambut baik terlaksananya kontrak swakelola tersebut dan mengatakan bahwa hal tersebut sebagai langkah strategis dalam memperluas areal pertanian produktif di Kabupaten Kapuas.
“Dengan adanya program ini kami berharap luas lahan pertanian di Kabupaten Kapuas semakin bertambah sehingga mampu meningkatkan produksi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daera h serta diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani sebab dengan bertambahnya lahan garapan diyakini dapat membuka peluang usaha pertanian baru bagi masyarakat. “Ungkap Wiyatno.
Dikatakannya bahwa skema swakelola yang diterapkan dalam program tersebut dinilai memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya melibatkan pemerintah daerah secara langsung dalam pelaksanaan pekerjaan sehingga proses pengerjaan di lapangan dapat berjalan lebih fleksibel dan menyesuaikan kondisi wilayah. Juga dinilai mampu memperkuat koordinasi lintas instansi dan memaksimalkan pengawasan pekerjaan agar hasil pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat petani.
“Kabupaten Kapuas sebagai salah satu daerah lumbung pangan di Provinsi Kalimantan Tengah, maka program perluasan lahan sawah terus menjadi perhatian pemerintah daerah guna mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan. “Sambungnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Dr. Usis I Sangkai, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan program cetak sawah tersebut yang diharapkan akan mendukung penguatan Program Nasional akan Swasembada Beras.
“Kita berharap seluruh tahapan pelaksanaan dapat berjalan lancar sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Kapuas,” Singkat Usis.. (Nas/hms)