Minggu, 17 Mei 2026

Kadisdik Kapuas Dorong Lahirnya Generasi Berkarakter Melalui FLS3N dan O2SN 2026

A+A-
Reset

Kuala Kapuas, kaltengtimes.co.id – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pendidikan resmi membuka pelaksanaan Festival Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SD/MI sederajat tingkat Kabupaten Kapuas tahun 2026, Sabtu (26/5/2026).

Kegiatan pembukaan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas dan dipimpin langsung Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Dr. H. Suwarno Muriyat, S.Sg., M.Pd.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Arini Irawati, Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Dasar Jepry, Kepala Bidang Pengembangan PAUD M.A.S. Muntoha, guru pendamping hingga peserta lomba dari berbagai kecamatan.

Ketua panitia, Rudi, menjelaskan bahwa pelaksanaan FLS3N diikuti sebanyak 48 peserta dan dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas. Sedangkan O2SN yang dipusatkan di Stadion Olahraga Panunjung Tarung diikuti 47 peserta.

Menurut Suwarno, kegiatan FLS3N dan O2SN memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan potensi siswa di bidang seni, sastra maupun olahraga.

“Selain menjadi ruang untuk menampilkan prestasi, kegiatan ini juga membangun karakter peserta didik agar memiliki sportivitas, disiplin, jujur, tangguh dan percaya diri,” katanya dalam sambutan.

Ia mengatakan, pengembangan pendidikan di Kabupaten Kapuas saat ini terus diarahkan agar sejalan dengan program Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar yang baru saja diluncurkan bersama Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Program tersebut memuat tujuh prioritas pendidikan, termasuk penguatan budaya daerah melalui program Kamis Berbudaya.

“Melalui Kamis Berbudaya kita mulai membiasakan penggunaan lawung, sumping serta batik khas Kalimantan Tengah sebagai bentuk kecintaan terhadap budaya daerah,” ujarnya.

Suwarno menilai pelaksanaan FLS3N menjadi salah satu media yang tepat untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan seni budaya lokal kepada generasi muda.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas juga terus memperkuat konsep Sekolah Ramah Anak guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa di tengah perkembangan era digitalisasi pendidikan.

Ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi Kapuas yang cerdas, berprestasi, berbudaya dan religius sesuai harapan pemerintah daerah,” tutupnya. *(Nas)

Berita Terkait