Sabtu, 29 November 2025

DPRD Barut Apresiasi Bhakti Sosial Deteksi Dini Kanker Serviks

A+A-
Reset

Muara Teweh, Kaltengtimes.co.id – Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Bhakti Sosial Deteksi Dini Kanker Leher Rahim (Serviks) yang digelar Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan pada Kamis (20/11/2025). Bhakti sosial ini dihadiri para tenaga kesehatan, peserta pemeriksaan, Ketua TP PKK Barito Utara Hj. Maya Savitri Shalahuddin, serta Ketua GOW Barito Utara Mira A Nada Felix. Dalam sambutan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, drg. Dwi Agusetijowati, disampaikan bahwa deteksi dini merupakan langkah utama dalam mencegah kanker serviks—penyakit yang masih menjadi penyebab kematian tertinggi kedua pada perempuan.

Patih Herman AB menyampaikan dukungan penuh atas kegiatan ini dan menilai bahwa pemerintah daerah sudah berada pada jalur yang tepat dalam memperluas akses layanan kesehatan preventif bagi masyarakat, khususnya perempuan. “Inisiatif ini sangat kami apresiasi. Deteksi dini kanker serviks adalah upaya penting untuk menyelamatkan banyak nyawa perempuan di Barito Utara. Pemerintah daerah sudah tepat dengan memberikan layanan gratis seperti ini,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).

Ia menambahkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan reproduksi masih perlu ditingkatkan. Karena itu, kegiatan serupa perlu terus digelar dan diperluas jangkauannya. “Kita berharap kegiatan ini tidak hanya terpusat di kota, tetapi juga menjangkau pelosok desa. Banyak perempuan di pedesaan yang jarang mendapatkan akses pemeriksaan IVA atau Pap Smear. Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Patih Herman AB juga mendorong tenaga kesehatan, kader posyandu, dan organisasi perempuan untuk berkolaborasi meningkatkan edukasi tentang pencegahan kanker serviks. “Keberanian perempuan untuk melakukan pemeriksaan sangat penting. Kita harus bersama-sama menghilangkan rasa malu dan takut, karena pemeriksaan ini bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk menjaga masa depan keluarga,” pungkasnya.(red)

 

Berita Terkait