KUALA KAPUAS – Gelaran Pekan Olahraga, Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) dalam rangka peringatan Hari PGRI di Kabupaten Kapuas terus berlangsung meriah. Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Kapuas melalui Asisten Bidang Ekonomi, Drs. Septedy, M.Si, pada Rabu (19/11), menghadirkan beragam cabang lomba yang diminati peserta dari berbagai kecamatan.
Salah satu yang menarik perhatian publik adalah Lomba Tari Tunggal Putra-Putri. Digelar di Aula Dinas Pendidikan pada Jumat malam (21/11/2025), ajang ini diikuti sepuluh kecamatan dari total 17 kecamatan di Kapuas. Antusiasme masyarakat terlihat dari penuhnya kursi penonton hingga ke sisi-sisi aula.
Menurut salah satu juri, Sri Candra Nilawati, S.Pd, seluruh peserta menunjukkan penampilan yang cukup solid. Ia menegaskan bahwa meskipun kualitas para penari merata, kompetisi tetap membutuhkan penilaian objektif untuk menentukan yang terbaik.
“Semua tampil baik, tetapi tentu akan ada pemenangnya. Hasilnya akan diumumkan Sabtu setelah Upacara Peringatan Hari PGRI,” ujar Sri Candra.
Dari sisi keikutsertaan, beberapa kecamatan di daerah hulu—seperti Kapuas Hulu, Pasak Talawang, dan Mandau Talawang—terpantau tidak mengirimkan peserta. Adapun peserta terjauh datang dari Kecamatan Timpah.
Di tengah padatnya penonton, Shinta, warga Kecamatan Dadahup yang hadir menyaksikan perlombaan, menilai penampilan dari Kecamatan Selat cukup menonjol.
“Itu hanya pendapat saya. Semua peserta tampil bagus, masing-masing punya ciri khas,” ungkapnya.
Hasil lomba Tari Tunggal dan cabang lain sedianya diumumkan serentak pada Sabtu (22/11), bersamaan dengan penutupan rangkaian Porsenijar. (red)