Home Kalteng Palangka Raya Kesenian Budaya Musik Panting Mulai Tergerus Jaman
Palangka Raya

Kesenian Budaya Musik Panting Mulai Tergerus Jaman

Share
Share

PALANGKARAYA, kaltengtimes.co.id–Salah satu tokoh muda dibalik munculnya musik panting di Kota Palangka Raya, yaitu H. Sairullah, Melalui Lembaga GRUP MUSIK PANTING DAN GAMBUS KAMBANG BARENTENG AL- FIRDAUS PALANGKA RAYA, ia membawa kesenian yang berasal dari Kalimantan Selatan ini dengan tujuan untuk melestarikan dan memperkenalkan kepada semua kalangan masyarakat di kota cantik.

“GRUP MUSIC PANTING DAN GAMBUS KEMBANG BARENTENG AL-FIRDAUS PALANGKA RAYA, sudah terbentuk sejak tahun 2017, dimana sebelumnya beliau meminta izin pada salah satu tokoh musik Panting asal Barabai untuk dapat turut membawakan syair atau lagu dari para penciptanya saat dirinya bersama rekan lainnya bermain musik panting, yang saat itu sudah dilakukannya dengan skala kecil, sembari mengisi waktu luang,” Ucap H. Usai, sapaan akrabnya, Sabtu, (26/04/2025).

Pada tahun 2018 GRUP MUSIC PANTING DAN
GAMBUS KEMBANG BARENTENG AL-FIRDAUS PALANGKA RAYA mulai tampil untuk menghibur masyarakat kota Palangka Raya diberbagai acara mulai dari resepsi pernikahan, pengajian, dan acara acara yang bersifat perayaan lainnya,” tambahnya.

“Barulah pada tahun 2019 tepat nya pada hari Rabu-17 Juli 2019, kami dan para sesepuh sepakat membawa GRUP MUSIK PANTING DAN GAMBUS KEMBANG BARENTENG AL-FIRDAUS PALANGKA RAYA ke notaris untuk mendapatkan legalitas berbadan hukum secara resmi dengan harapan grupnya memiliki kredibilitas di mata investor dan profesional musik lainnya,” ujarnya.

Hingga saat ini GRUP MUSIC PANTING DAN GAMBUS KEMBANG BARENTENG AL-FIRDAUS PALANGKA RAYA masih tetap eksis dan rutin mengikuti berbagai kegiatan di kalangan pemerintah maupun pihak swasta baik dilingkungan kota Palangka Raya maupun diluar kota, namun kesenian bermusik ini kurang mendapat perhatian pemerintah setempat.

Dirinya berharap kedepan dengan adanya musik panting ini dapat memberikan kemeriahan dalam bermusik serta harmonisasi budaya baik dikalangan para pendengar hingga para turis yang datang melancong ke Palangka Raya, sehingga GRUP MUSIC PANTING DAN GAMBUS KEMBANG BARENTENG AL-FIRDAUS PALANGKA RAYA dapat berkontribusi dalam menambah pendapatan daerah di sektor pariwisata.

“Musik Panting merupakan bagian dari warisan budaya Melayu yang harus dijaga dan dilestarikan agar tidak punah akibat pengaruh musik modern,” tegasnya sembari mengakhiri wawancara di kediamannya yang sekaligus menjadi lokasi dari GRUP MUSIC PANTING DAN GAMBUS KEMBANG BARENTENG AL-FIRDAUS
PALANGKA RAYA di Jalan Jati Ujung No 46/11 Palangka Raya. (MR)

Share
Related Articles

Fenomena “Boti” Viral di Media Sosial, Jadi Sorotan Warganet

PALANGKA RAYA –Fenomena kemunculan sejumlah laki-laki yang bergaya seperti perempuan atau yang...

Polresta Palangka Raya Dorong Pelajar Kenal Jalur Rekrutmen Polri 2026

Palangka Raya – Polresta Palangka Raya terus mendorong generasi muda untuk mengenal...

Petugas Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah Diejek Pelaku Balap Liar saat Siram Jalan

PALANGKA RAYA — Petugas dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah mendapat perlakuan...

478 Kendaraan Diperiksa, 56 Unit Kedapatan Tunggak Pajak dalam Razia Gabungan

PALANGKARAYA - Operasi gabungan penertiban pajak kendaraan bermotor kembali digelar di Kota...