PURUK CAHU, KaltengTimes.co.id – Bupati Murung Raya, Heriyus, mendorong mahasiswa baru Akademi Kebidanan Murung Raya untuk membangun karakter, meningkatkan kompetensi, dan mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang mampu berkontribusi bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Akademi Kebidanan Murung Raya Tahun Akademik 2026 di aula kampus setempat, Jalan Bhayangkara, Desa Danau Usung, Senin (14/9/2026).
Mengusung tema “Bersama Menumbuhkan Generasi Emas yang Berkarakter”, kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni 14–15 September 2026.
Acara tersebut dihadiri Direktur Akademi Kebidanan Murung Raya, Hendri, Ketua Yayasan Filia Gracia, Sepri Asang, Kepala Dinas Kesehatan Murung Raya, Suwirman Hutagalung, tokoh agama, civitas akademika, mahasiswa baru, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Heriyus menyampaikan bahwa pembentukan generasi unggul tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik. Mahasiswa juga perlu mengembangkan integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta kemauan untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri.
“Hari ini merupakan awal perjalanan baru dalam kehidupan saudara. Di perguruan tinggi, saudara tidak hanya dituntut memahami ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun kedisiplinan dan karakter sebagai bekal dalam kehidupan dan pengabdian,” tutur Heriyus.
Ia secara khusus mengingatkan mahasiswa di bidang kesehatan agar mampu menyeimbangkan penguasaan ilmu dengan empati, keterampilan komunikasi, kemampuan berpikir kritis, kerja sama, dan tanggung jawab profesional.
Menurutnya, tenaga kesehatan memiliki peran penting karena berhadapan langsung dengan masyarakat. Oleh sebab itu, pelayanan yang diberikan tidak hanya membutuhkan kompetensi, tetapi juga harus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Heriyus juga mengajak seluruh mahasiswa baru mengikuti rangkaian PKKMB dengan sungguh-sungguh. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengenal lingkungan kampus, membangun hubungan dengan sesama mahasiswa, serta memahami budaya akademik yang akan menjadi bagian dari kehidupan selama menempuh pendidikan.
Ia berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan tidak sekadar menjadi bekal meraih gelar, tetapi juga dapat diterapkan untuk membantu masyarakat dan mendukung pembangunan Kabupaten Murung Raya, khususnya dalam bidang kesehatan.
Pada kesempatan tersebut, Heriyus turut menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya terhadap pengembangan Akademi Kebidanan Murung Raya, termasuk rencana pengembangan kelembagaan dan program studi menuju peningkatan status menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES).
Dukungan tersebut diharapkan dapat membuka peluang pengembangan pendidikan kesehatan di daerah sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dibutuhkan masyarakat.
Melalui pelaksanaan PKKMB ini, mahasiswa baru diharapkan mampu menjalani proses pendidikan dengan semangat, menjaga etika akademik, serta mempersiapkan diri menjadi tenaga kesehatan yang kompeten, berkarakter, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.(Red)
