LAUNG TUHUP, KaltengTimes.co.id – Murid sekolah menengah pertama di Kabupaten Murung Raya mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas melalui Festival Literasi Murid SMP 2026. Kegiatan ini menghadirkan beragam perlombaan yang mengasah keterampilan berbahasa, berpikir kritis, hingga pemanfaatan teknologi digital.
Festival bertema “Bersama Dalam Kata, Bersatu Dalam Karya” tersebut dibuka Sekretaris Daerah Murung Raya, Lynda Kristiane, yang mewakili Bupati Heriyus, di SMA Negeri 1 Laung Tuhup, Sabtu (17/10/2026).
Sejumlah kompetisi diselenggarakan untuk memberikan ruang bagi peserta dalam mengembangkan bakat dan kemampuan. Perlombaan tersebut meliputi cerdas cermat, story telling, debat mini, penyuntingan video, poster digital, penulisan cerpen, serta pembuatan video kreatif.
Ragam kegiatan itu dirancang untuk mendorong murid tidak hanya mengembangkan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga melatih komunikasi, keberanian menyampaikan gagasan, kreativitas, serta keterampilan mengolah informasi menjadi karya.
Dalam sambutannya, Lynda Kristiane menyampaikan bahwa festival literasi merupakan kesempatan bagi pelajar untuk belajar sekaligus mengembangkan potensi diri melalui kegiatan yang positif dan produktif.
Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan ajang tersebut untuk meningkatkan minat baca, mengasah kemampuan menulis, serta membangun kepercayaan diri dalam menyampaikan pendapat dan menampilkan hasil karya.
Selain keterampilan berbahasa, perlombaan yang berkaitan dengan media digital juga memberikan kesempatan kepada murid untuk mengeksplorasi ide dan menyampaikan pesan secara kreatif melalui teknologi.
Festival ini sekaligus menjadi ruang bagi peserta untuk saling belajar, bertukar gagasan, dan menghargai kemampuan maupun karya pelajar lainnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya, Nuryeni, bersama pemangku kepentingan terkait.
Pemerintah Kabupaten Murung Raya mendorong sekolah agar terus memberikan kesempatan kepada murid untuk berpartisipasi dalam kegiatan pengembangan bakat, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Melalui festival ini, para pelajar diharapkan semakin termotivasi untuk berkarya, mengembangkan kemampuan literasi, dan memanfaatkan teknologi secara produktif. Kreativitas yang tumbuh di lingkungan sekolah diharapkan menjadi bekal bagi murid untuk menghadapi tantangan pendidikan dan perkembangan dunia digital.(red)
