Home Eksekutif Pemkab Murung Raya Bupati Murung Raya Dorong Pencegahan Pernikahan Dini untuk Tekan Risiko Stunting
Pemkab Murung Raya

Bupati Murung Raya Dorong Pencegahan Pernikahan Dini untuk Tekan Risiko Stunting

Share
Share

PURUK CAHU, KaltengTimes.co.id – Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Murung Raya dinilai perlu dimulai sejak sebelum pasangan membangun rumah tangga. Salah satu langkah yang ditekankan Bupati Murung Raya Heriyus adalah mencegah terjadinya pernikahan pada usia dini.

Pesan tersebut disampaikan Heriyus saat menghadiri pembukaan Mura Expo 2026 di Alun-Alun Jorih Jerah, Kota Puruk Cahu, Jumat (7/8/2026).

Heriyus mengatakan, persoalan stunting menjadi salah satu hal yang turut dibahas Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam rapat bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah pada malam sebelumnya.

Menurutnya, pencegahan stunting tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah. Peran keluarga dan masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam mempersiapkan generasi muda sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.

Ia menjelaskan, kesiapan calon pasangan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Pernikahan yang dilakukan ketika pasangan belum memiliki kesiapan yang cukup dapat berpengaruh terhadap kemampuan dalam membangun keluarga, termasuk dalam memenuhi kebutuhan kesehatan ibu dan anak.

“Pencegahan stunting ini harus kita lakukan bersama. Salah satunya dengan mencegah pernikahan usia dini, karena kesiapan pasangan sangat penting untuk membangun keluarga yang sehat,” ujar Heriyus.

Karena itu, ia mendorong pasangan yang hendak menikah agar mempersiapkan diri secara menyeluruh, mulai dari kesehatan, pendidikan hingga kondisi ekonomi. Persiapan tersebut dinilai penting agar orang tua nantinya mampu memberikan pengasuhan serta memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak secara optimal.

Heriyus juga menyoroti peran keluarga dalam membekali anak dan remaja dengan pemahaman mengenai konsekuensi pernikahan dini. Edukasi yang diberikan sejak awal diharapkan dapat membantu generasi muda menentukan pilihan yang lebih matang untuk masa depan mereka.

“Orang tua juga punya peran penting untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak kita. Jangan sampai mereka terburu-buru menikah sebelum benar-benar siap,” katanya.

Lebih lanjut, Heriyus menegaskan bahwa pencegahan stunting harus dilakukan jauh sebelum seorang perempuan mengalami kehamilan. Menurutnya, perhatian terhadap kondisi kesehatan remaja, calon pengantin hingga ibu hamil merupakan rangkaian penting dalam upaya menyiapkan generasi yang sehat.

Untuk itu, ia mengajak pemerintah desa, tenaga kesehatan, keluarga dan seluruh lapisan masyarakat agar memperkuat kerja sama dalam pencegahan stunting di Murung Raya.

Heriyus menilai pembangunan kualitas sumber daya manusia harus mendapat perhatian yang seimbang dengan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, anak-anak yang tumbuh sehat serta memperoleh pendidikan yang baik akan menjadi bagian penting dalam menentukan masa depan daerah.

“Kalau kita ingin Murung Raya ke depan memiliki generasi yang berkualitas, maka pencegahannya harus dimulai dari sekarang. Keluarga harus sehat, anak-anak harus mendapatkan perhatian dan pernikahan dini harus kita cegah,” pungkasnya.(Red)

Share
Related Articles

Heriyus Lantik Lynda Kristiane sebagai Sekda Definitif Murung Raya

PURUK CAHU, KaltengTimes.co.id – Bupati Murung Raya, Kalimantan Tengah, Heriyus, resmi melantik...

BPBD Murung Raya Sebut Kabut Asap Diduga Kiriman Daerah Lain, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya

PURUK CAHU, KaltengTimes.co.id – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Murung Raya,...

Heriyus Dorong Pelatihan MPA Diperluas, Siapkan Bonus Rp10 Juta untuk Pelapor Pembakaran Lahan

PURUK CAHU, KaltengTimes.co.id – Bupati Murung Raya, Kalimantan Tengah, Heriyus, mendorong pelaksanaan...

Kecamatan Murung Gelar Pelatihan MPA, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

PURUK CAHU, KaltengTimes.co.id – Pemerintah Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah,...