PALANGKA RAYA, kaltengtimes.co.id — Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) terkait evaluasi dan penguatan Program Kartu Huma Betang Sejahtera yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran. Pertemuan strategis yang berlangsung di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur, Palangka Raya pada Selasa (3/3/2026) tersebut, menjadi momentum penyamaan persepsi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota guna memastikan efektivitas program di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
Rapat pimpinan ini digelar sebagai langkah krusial dalam memperkuat sinergi lintas level pemerintahan. Fokus utamanya adalah memastikan instrumen kesejahteraan ini terdistribusi secara merata dan tepat sasaran, sehingga mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di Bumi Tambun Bungai.
Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara siap memberikan dukungan penuh terhadap implementasi program tersebut. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinkronisasi kerja antarperangkat daerah serta keandalan basis data masyarakat yang menjadi calon penerima manfaat.
“Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendukung penuh Program Kartu Huma Betang Sejahtera ini. Kami memandang program ini sebagai langkah nyata dan konkret dari pemerintah dalam meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat secara inklusif,” ujar Felix Sonadie di Palangka Raya.
Ia menambahkan, pihaknya akan segera memperkuat koordinasi internal dengan seluruh jajaran di daerah untuk memastikan proses verifikasi dan validasi data berjalan tanpa kendala teknis. Koordinasi intensif dengan pemerintah provinsi juga menjadi prioritas agar skema penyaluran bantuan dapat terlaksana secara efektif dan efisien.
“Melalui sinergi perangkat daerah, pendataan yang akurat, serta komunikasi yang berkesinambungan dengan pemerintah provinsi, kami optimistis program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga, khususnya di Kabupaten Barito Utara,” tambahnya.
Sebelumnya, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya aspek pengawasan berkelanjutan. Ia mengingatkan bahwa ketepatan sasaran penerima manfaat adalah kunci agar program ini tidak sekadar menjadi seremonial, melainkan menjadi instrumen strategis dalam percepatan pengentasan kemiskinan di Kalimantan Tengah.
Rapim ini juga dimanfaatkan sebagai wadah evaluasi awal pelaksanaan program di lapangan. Dengan adanya kesamaan visi dan komitmen antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, Program Kartu Huma Betang Sejahtera diharapkan menjadi pilar utama dalam mewujudkan masyarakat Kalimantan Tengah yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya saing secara berkelanjutan.(Red)




