Home Eksekutif Safari Ramadan di Desa Sikui, Bupati Barito Utara Tekankan Internalisasi Nilai Islam dalam Kehidupan Sosial
EksekutifPemkab Barito Utara

Safari Ramadan di Desa Sikui, Bupati Barito Utara Tekankan Internalisasi Nilai Islam dalam Kehidupan Sosial

Share
Share

MUARA TEWEH, kaltengtimes.co.id — Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat implementasi nilai-nilai keislaman dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. Pesan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri rangkaian Safari Ramadan pemerintah daerah di Masjid Akhmad Bakrie, Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, Senin (9/3/2026).

Kegiatan buka puasa bersama ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat. Momentum ini menjadi instrumen penting bagi pemerintah daerah untuk melakukan jemput bola aspirasi sekaligus memperkokoh ukhuwah islamiyah antara birokrasi dan warga.

Dalam arahannya, Bupati H. Shalahuddin memberikan apresiasi atas antusiasme warga Desa Sikui yang memenuhi area masjid. Ia menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga, melainkan fase krusial untuk melakukan transformasi karakter dan perbaikan akhlak secara menyeluruh.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir. Ramadan adalah momentum istimewa untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah, serta membangun sinergi kolektif antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat,” ujar H. Shalahuddin.

Bupati menambahkan bahwa masyarakat yang tangguh adalah masyarakat yang menjunjung tinggi prinsip kejujuran, keadilan, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai keislaman, menurutnya, harus menjadi panduan moral dalam menjaga persatuan dan menjauhi bibit-bibit perpecahan di tengah dinamika pembangunan daerah.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sikap amanah, tanggung jawab, dan integritas bagi setiap individu, baik dalam kapasitas sebagai pemimpin, aparatur pemerintah, maupun warga negara. Safari Ramadan ini diharapkan menjadi sarana muhasabah atau introspeksi diri mengenai sejauh mana nilai-nilai agama telah diwujudkan dalam lingkungan keluarga, pekerjaan, hingga interaksi sosial.

“Ramadan mengajarkan kita untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan. Melalui penguatan nilai religius, kita berharap Kabupaten Barito Utara tumbuh menjadi daerah yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga harmonis dan berakhlak mulia,” tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan berbuka puasa, yang memperlihatkan kedekatan emosional antara pimpinan daerah dan masyarakat di wilayah perdesaan. Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen untuk terus menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.(Red)

Share
Related Articles

Kadin Barito Utara Rencanakan Muskab VII, Panitia Pelaksana Resmi Dibentuk

MUARA TEWEH, Kaltengtimes.co.id – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Barito...

Dugaan Korupsi Pengadaan Ternak Sapi di Dinas Pertanian Barito Utara

MUARA TEWEH, Kaltengtimes.co.id -  Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Utara resmi menaikkan status...

Musrenbang Kotim 2027, Bapperida Kalteng Minta Perencanaan Tak Berjalan Sendiri

Palangka Raya,Kaltengtimes.co.id -- Kepala Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, menegaskan...

Pemkab Barut serahkan tabungan Bank Kalteng dan Kartu Program Huma Betang Sejahtera kepada perwakilan penerima manfaat

MUARA TEWEH, Kaltengtimes.co.id - Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y Tingan,...