KASONGAN – Gelaran Lomba Aksapamera III tahun 2025 resmi berakhir pada Sabtu (18/10) sore di Sport Center Kasongan. Penutupan kegiatan dilakukan oleh Asisten I Setda Katingan, Edward Doddy, mewakili Bupati Katingan. Acara ini sekaligus menandai berakhirnya tiga hari kompetisi kepalangmerahan yang diikuti ratusan anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari enam kecamatan di Kabupaten Katingan.
Sebanyak 420 peserta dari 11 unit PMR ambil bagian dalam kegiatan tahunan ini. Penutupan turut dihadiri Ketua PMI Katingan, Nanang Suriansyah, jajaran pengurus PMI, panitia pelaksana, serta sejumlah kepala OPD dan undangan lainnya.
Dalam sambutan tertulis Bupati Saiful yang dibacakan Edward Doddy, pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada para juara, baik kategori Madya maupun Wira. Ia menegaskan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan kegiatan, melainkan kesempatan untuk menanamkan nilai kemanusiaan dan jiwa kerelawanan yang menjadi roh PMI.
“Selamat kepada peserta yang meraih juara. Namun yang lebih penting adalah bagaimana pengalaman di Aksapamera ini menumbuhkan semangat kepedulian dan kemampuan membantu sesama,” ujar Edward Doddy.
Ia juga memberi motivasi kepada peserta yang belum berhasil. Menurutnya, kesempatan untuk tampil lebih baik masih terbuka lebar, bahkan diharapkan jumlah peserta tahun depan semakin meningkat. “Tahun ini kita diikuti enam kecamatan. Semoga ke depan bisa bertambah hingga mencakup seluruh wilayah,” harapnya.
Di akhir acara, panitia mengumumkan para peraih juara umum. PMR MTsN II Katingan dari Pegatan berhasil menyabet juara umum tingkat Madya, sementara tingkat Wira diraih SMAN 1 Tewang Sangalang Garing. Penyerahan piala bergilir dan trofi berbagai kategori dilakukan langsung oleh Asisten I bersama Ketua PMI Katingan.
Dengan ditutupnya Aksapamera III, PMI Katingan berharap kegiatan kepalangmerahan di tingkat remaja akan semakin berkembang dan melahirkan generasi muda yang siap menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan. (red)




