MUARA TEWEH, Kaltengtimes.co.id – Pemerintahan Kabupaten Barito Utara di bawah kepemimpinan Bupati H. Shalahuddin, S.T., M.T., resmi memulai babak baru dalam tata kelola pemerintahan. Dalam apel gabungan perdana ASN yang digelar di Arena Tiara Batara, baru-baru ini, Shalahuddin menegaskan pentingnya membangun birokrasi yang bersih, berintegritas, dan melayani masyarakat dengan hati.
Apel ini dihadiri oleh Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, para kepala perangkat daerah, serta seluruh ASN di lingkungan Pemkab Barito Utara. Dalam arahannya, Bupati Shalahuddin mengingatkan bahwa aparatur negara bukan hanya pelaksana administrasi, melainkan garda terdepan dalam pelayanan publik.
“ASN harus menjadi pelayan rakyat sejati, bukan penguasa kecil di balik meja. Setiap tugas yang kita jalankan adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia kemudian merinci empat arah strategis yang menjadi pegangan ASN Barito Utara ke depan:
Semangat baru – meninggalkan kebiasaan kerja yang stagnan dan tidak produktif.
Disiplin dan loyalitas pada tugas, bukan pada individu.
Dukungan terhadap visi pembangunan daerah yang telah ditetapkan.
Menjadi agen perubahan dalam setiap bidang pelayanan.
Menurutnya, perubahan mentalitas ASN menjadi kunci keberhasilan reformasi birokrasi. “Kita tidak boleh hanya menjadi pelaksana, tapi harus ikut memikirkan solusi bagi kemajuan daerah. Pemerintah butuh ASN yang kreatif, terbuka, dan siap bekerja keras,” ujarnya.
Shalahuddin juga menyoroti pentingnya komunikasi antara pimpinan dan staf. Ia menegaskan, ruang dialog harus dibuka agar setiap pegawai merasa dihargai dan terlibat dalam proses pembangunan.
“Tidak ada perubahan tanpa keterbukaan. Mari kita jadikan kantor pemerintahan sebagai ruang kolaborasi, bukan sekadar tempat rutinitas,” katanya.
Menutup amanatnya, Bupati mengingatkan seluruh ASN bahwa jabatan hanyalah titipan. Ia mengajak semua pihak bekerja dengan keikhlasan dan tanggung jawab moral.
“Jabatan ini bukan hadiah, tapi amanah dari Tuhan. Balaslah dengan kerja keras dan ketulusan,” pungkasnya.
Apel gabungan tersebut menjadi tanda dimulainya era baru birokrasi di Barito Utara, di mana semangat pelayanan publik, profesionalisme, dan integritas menjadi pilar utama.(y)









