MUARA TEWEH, Kaltengtimes.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Utara, Drs. Muhlis, memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat yang telah menjaga stabilitas dan kedamaian selama penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2025, yang disebutnya sebagai Pilkada terpanjang dan termahal sepanjang sejarah kabupaten tersebut.
Dalam acara silaturahmi dan ramah tamah yang dihadiri ratusan warga di Balai Antang, baru-baru ini. Muhlis mengatakan bahwa proses Pilkada kali ini memakan waktu lebih dari dua tahun dan menelan biaya hampir Rp100 miliar. Namun, ia menilai masyarakat tetap menunjukkan kedewasaan dan kematangan dalam berdemokrasi.
“Banyak daerah lain yang tidak mampu menjaga situasi setenang ini dalam masa politik. Tapi masyarakat Barito Utara bisa menunjukkan sikap dewasa dan menghormati perbedaan pilihan,” ujarnya.
Muhlis menambahkan bahwa kondisi tersebut menjadi modal penting bagi pemerintah daerah dalam melangkah ke fase pembangunan di bawah kepemimpinan baru. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung penuh Bupati dan Wakil Bupati terpilih, H. Shalahuddin dan Felix Sonadie Y. Tingan, dalam mewujudkan visi pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Di sisi lain, ia juga menyoroti tantangan berat yang menanti, terutama karena adanya pengurangan anggaran daerah yang mencapai Rp1,2 triliun pada tahun mendatang. Meski demikian, ia yakin bahwa pengalaman kedua pemimpin terpilih di tingkat provinsi akan menjadi kekuatan tersendiri dalam menghadapi kondisi fiskal yang ketat.
“Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, kita bisa memastikan roda pembangunan tetap berjalan,” kata Muhlis optimistis.
Menutup sambutannya, ia mengingatkan bahwa Pilkada bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab bersama. “Kemenangan sejati bukan hanya pada hasil pemilihan, tapi pada kemampuan kita menjaga persatuan dan memperjuangkan kemajuan bersama,” tandasnya.(y)
