PURUK CAHU, Kaltengtimes.co.id – Guna memastikan pelaksanaan Program Makan Siang Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai pedoman dan sasaran, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelenggaraan Program MBG Kabupaten Murung Raya menggelar rapat koordinasi di Aula A Kantor Bupati Murung Raya, Selasa (30/9).
Rakor ini dipimpin oleh Ketua Satgas MBG Sarwo Mintarjo, serta dihadiri oleh Wakil Bupati Rahmanto Muhidin, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, dan perwakilan dari berbagai instansi terkait.
Dalam sambutannya, Wabup Rahmanto Muhidin menyampaikan bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari tersalurnya makanan bergizi kepada peserta didik, tetapi juga dari bagaimana sistem pelaksanaannya dapat berjalan terstruktur, transparan, dan berkelanjutan.
“Program ini merupakan amanah besar bagi kita semua. Kita ingin memastikan anak-anak kita di seluruh Murung Raya mendapatkan asupan gizi yang cukup agar tumbuh sehat dan cerdas. Untuk itu, pelaksanaan program harus dipersiapkan secara matang dan profesional,” kata Rahmanto.
Ia juga mengingatkan agar Satgas segera menyiapkan laporan teknis yang mencakup peta sasaran penerima, mekanisme penyaluran, hingga pengawasan di lapangan.
Sementara itu, Ketua Satgas MBG Sarwo Mintarjo menjelaskan, koordinasi lintas sektor menjadi fokus utama dalam rapat kali ini. Satgas berupaya menyatukan langkah antara perangkat daerah seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, serta dinas teknis lainnya.
“Kami ingin setiap unsur bergerak bersama. Mulai dari perencanaan menu, pemilihan bahan pangan lokal, hingga mekanisme distribusi. Semua harus disiapkan dengan teliti agar program ini benar-benar efektif dan berdaya guna,” ujar Sarwo.
Dalam rakor tersebut, sejumlah masukan strategis muncul, terutama terkait pendataan sasaran sekolah dan penentuan kebutuhan logistik. Semua usulan akan menjadi bahan dalam agenda rapat lanjutan untuk merumuskan rencana aksi percepatan pelaksanaan MBG di tingkat daerah.
Pemkab Murung Raya menegaskan dukungan penuh terhadap keberhasilan program ini, baik dari aspek kebijakan maupun pendanaan. Pemerintah juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat dan dunia usaha dalam mendukung program MBG sebagai wujud gotong royong membangun generasi emas Murung Raya.
“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan anak-anak Murung Raya tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” pungkas Rahmanto.(y)









