PURUK CAHU, Kaltengtimes.co.id – Suasana religius menyelimuti Kota Puruk Cahu saat pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke-12 tingkat Kabupaten Murung Raya resmi dimulai. Kegiatan ini diikuti sebanyak 381 peserta dari 10 kecamatan, yang akan berkompetisi dalam berbagai cabang lomba hingga penutupan pada 5 September 2025.
Ketua Panitia STQ, Ivan Sugita, melaporkan bahwa antusiasme masyarakat dan peserta sangat tinggi. Setiap kecamatan mengirimkan kafilah terbaiknya dengan jumlah peserta yang bervariasi. “Kafilah Barito Tuhup Raya mengirim 23 peserta untuk tujuh cabang lomba, sedangkan Kafilah Seribu Riam mengirim 13 peserta untuk dua cabang lomba,” jelasnya.
Kafilah terbesar berasal dari Kecamatan Laung Tuhup dengan 45 peserta yang mengikuti 12 cabang lomba. Sementara itu, Kafilah Murung mengirimkan 42 peserta dan Kafilah Permata Intan sebanyak 40 peserta. Kecamatan lain seperti Tanah Siang, Tanah Siang Selatan, Uut Murung, Sungai Babuat, dan Sumber Barito juga turut serta dengan total keseluruhan peserta mencapai 381 orang.
Ivan menambahkan, selain kompetisi, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan pendukung yang melibatkan masyarakat lokal sebagai bentuk syiar Islam dan penguatan ukhuwah Islamiyah. “Kami ingin agar STQ ini menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat, bukan hanya ajang lomba membaca Alquran,” katanya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Murung Raya, Rejikinoor, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Murung Raya yang terus memberikan dukungan terhadap pembinaan tilawatil Quran. Ia menegaskan, STQ ini menjadi ajang seleksi awal untuk menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang akan digelar di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, pada 14–22 November 2025.
“Dari STQ ini kita akan memilih peserta terbaik yang akan membawa nama Murung Raya ke tingkat provinsi. Dukungan pemerintah dan masyarakat sangat berarti untuk keberhasilan pembinaan ini,” ujarnya, Rabu (3/9/2025) malam.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan STQ ke-12 ini diharapkan mampu menumbuhkan generasi muda yang berakhlak mulia dan cinta terhadap nilai-nilai Alquran, sekaligus mempererat persaudaraan di antara umat beragama di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.(y)




