Rabu, 10 Desember 2025

Bupati Heriyus: STQ Momentum Perkuat Keimanan dan Kerukunan di Murung Raya

A+A-
Reset

PURUK CAHU, Kaltengtimes.co.id – Pemerintah Kabupaten Murung Raya resmi membuka kegiatan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke-12 tingkat kabupaten yang digelar di Alun-alun Jorih Jerah, Kota Puruk Cahu, Rabu (3/9/2025) malam.
Acara yang dihadiri ratusan peserta dari 10 kecamatan ini dibuka langsung oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, yang menegaskan pentingnya menjadikan STQ bukan hanya sebagai ajang kompetisi, melainkan juga sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan dan persaudaraan antarumat beragama.

Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menekankan bahwa kegiatan keagamaan seperti STQ memiliki makna strategis dalam membangun karakter generasi muda. “STQ tidak sekadar lomba membaca Alquran. Ini adalah momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Alquran, memperkuat keimanan, serta mempererat tali silaturahmi antarumat Islam dan antarumat beragama di Murung Raya,” ujarnya.

Heriyus juga mengingatkan bahwa pembinaan peserta dan generasi muda tidak boleh berhenti setelah STQ berakhir. Menurutnya, pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan agar nilai-nilai Alquran benar-benar dihayati dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur karena pelaksanaan STQ dapat berjalan dengan lancar di tengah situasi bangsa yang sedang menghadapi berbagai tantangan. Ia pun memuji kondisi keamanan dan stabilitas di Murung Raya yang tetap terjaga. “Meski bangsa kita sedang diuji dengan berbagai permasalahan, namun daerah kita tetap aman dan kondusif. Hal ini memungkinkan kita melaksanakan kegiatan ini dengan penuh khidmat,” katanya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Kecamatan Murung yang menjadi tuan rumah STQ tahun ini atas semangat dan kekompakan dalam menyiapkan seluruh rangkaian acara. Ia berharap kegiatan keagamaan semacam ini dapat terus digelorakan untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat persatuan di tengah masyarakat.

Kegiatan STQ ke-12 ini akan berlangsung hingga 5 September mendatang dengan berbagai cabang lomba, mulai dari tilawah, tahfidz, tafsir, hingga hadis. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat melahirkan qari dan qariah terbaik yang akan mewakili Murung Raya di tingkat provinsi maupun nasional.(y)

Berita Terkait