Kuala Kapuas, kaltengtimes.co.id – Pemerintah Kabupaten Kapuas kembali perpanjang masa Darurat Karhutla dan Kekeringan hingga empat belas (14) hari kedepan terhitung mulai Rabu besok (28/10). Keputusan tersebut diambil setelah Rapat evaluasi yang dipimpin oleh Wakil Bupati Kapuas Dodo, SP, MA, pada Selasa 27/10/2026 sore.
Rapat evaluasi yang dilangsungkan di Posko Induk BPBD tersebut dihadiri antara lain Ketua Harian Kedaruratan Bencana Karhutla dan Kekeringan Pangeran Sojuaon Pandiangan, S.Hut, MM., yang mewakili Kapolres Kapuas, yang mewakili Dandim 1011 KLK, Kepala Dinas Perkimtan Yan Henri Ale, Dirut PDAM dan para Camat.
Dalam paparannya, Ketua Harian Darurat bencana Karhutla dan Kekeringan Kabupaten Kapuas, Pangeran Sojuaon Pandiangan, menerangkan sejauh mana penanganan karhutla dan kekeringan yang telah dilakukan termasuk pengawasan serta upaya pencegahan,, berbagai persoalan dan kendala yang dihadapi di lapangan mulai dari keterbatasan sumber air hingga akses jalan.
Kepala Pelaksana BPBD Kapuas itu, juga menyampaikan prakiraan BMKG terkait potensi lamanya hari tanpa hujan, potensi keberhasilan operasi modifikasi cuaca di bulan Nopember mendatang, data update terakhir terkait jumlah dan sebaran hot spot, kualitas udara dan dampaknya.
“Berdasarkan hasil prakiraan BMKG, hari tanpa hujan ini masih akan berlanjut dan kondisi asap serta kualitas udara juga masih berbahaya. Di samping itu, jumlah hot spot juga masih relatif banyak. Kita berharap kemunculan bibit awan sehingga Operasi Modifikasi Cuaca dapat segera dan terus dilakukan. “Ungkap Pangeran.
Ditegaskannya pula, mulai hari ini akan dilakukan Water Boombing di Mantangai dan Dadahup. Ini menunjukkan bahwa visibility-nya telah berangsur normal. Kita berharap WB ini bisa terus dilakukan demi percepatan penanganan karhutla, “sambungnya.
Wakil Bupati Dodo menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan sinergitas semua unsur yang terlibat dalam penanggulangan bencana kekeringan dan Karhutla sejak statusnya ditetapkan sebagai darurat bencana.
“Berdasarkan kondisi terkini, juga hal-hal yang telah disampaikan, maka status darurat karhutla dan kekeringan Kabupaten Kapuas, saya nyatakan diperpanjang hingga 11 Nopember mendatang. “Tegas Wakil Bupati Dodo.
Kepada tim gabungan penanganan karhutla dan kekeringan, Dodo berpesan agar tetap mengedepankan keselamatan, terus perkuat sinergitas serta saling melindungi ketika bertugas di lapangan.
“Tetap semangat dan jaga kesehatan. “Pungkasnya. *(Nas)
