KUALA KAPUAS – Perjuangan tim gabungan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas mendapat apresiasi masyarakat. Di tengah kebakaran yang masih terjadi di sejumlah wilayah, petugas terus berupaya memadamkan api demi mencegah meluasnya dampak kebakaran.
Dalam dua hari terakhir, sedikitnya enam titik kebakaran lahan ditangani tim gabungan Posko Induk. Lokasi kejadian tersebar di Jalan Pemuda, Jalan Jepang, Kecamatan Basarang, serta Kelurahan Selat Utara.
Selain melakukan pemadaman, petugas juga melaksanakan patroli dan memeriksa kembali lokasi yang sebelumnya terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam sekaligus mengantisipasi munculnya titik api baru.
Kepala Pelaksana BPBD Kapuas sekaligus Ketua Harian Darurat Bencana Karhutla Kabupaten Kapuas, Pangeran Sojuaon Pandiangan, mengatakan personel gabungan terus bekerja maksimal meski harus menghadapi kondisi lapangan yang menantang. Bahkan, dalam sejumlah kejadian, petugas berjibaku memadamkan api hingga menjelang subuh.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Selain melanggar hukum, tindakan tersebut berpotensi memperburuk kualitas udara dan membahayakan kesehatan masyarakat.
Apresiasi juga disampaikan Zain, warga yang tinggal di salah satu kompleks perumahan di Jalan Jepang. Menurutnya, dedikasi petugas dari unsur Polri, TNI, BPBD, Brimob, dan relawan terlihat dari kesediaan mereka bekerja tanpa mengenal waktu.
Zain berharap seluruh personel yang bertugas senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan selama menjalankan misi kemanusiaan tersebut. Ia juga mengajak masyarakat mendukung upaya penanggulangan karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan. (nas)
