KUALA KAPUAS – Kabut asap yang semakin pekat di sejumlah wilayah Kabupaten Kapuas mulai mengganggu jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan. Masyarakat yang beraktivitas di jalan raya maupun jalur sungai diminta lebih waspada untuk menghindari kejadian yang membahayakan keselamatan.
Dalam dua hari terakhir, peningkatan ketebalan asap terpantau di Kota Kuala Kapuas, Kecamatan Selat, Basarang, Kapuas Barat, Pulau Petak, Kapuas Murung, Kapuas Hilir, hingga Kapuas Timur. Selain menghambat aktivitas masyarakat, kondisi tersebut turut memperburuk kualitas udara.
Ketua Harian Kedaruratan Karhutla Kabupaten Kapuas, Pangeran Sojuaon Pandiangan, S.Hut., M.M., mengingatkan pengguna jalan dan transportasi sungai agar mengurangi kecepatan ketika melintasi kawasan yang tertutup asap.
Menurutnya, jarak pandang yang terbatas dapat meningkatkan risiko kecelakaan apabila pengendara tidak menyesuaikan kecepatan dengan kondisi lingkungan. Karena itu, kehati-hatian menjadi hal penting, terutama ketika asap semakin tebal.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas tersebut juga meminta masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah dan tetap menerapkan langkah perlindungan kesehatan untuk mengurangi paparan kabut asap.
Warga yang mengalami gangguan kesehatan, terutama sesak napas, diminta segera mendatangi puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar memperoleh penanganan medis.
Pangeran mengungkapkan, kondisi asap dalam dua hari terakhir lebih pekat dibandingkan hari-hari sebelumnya. Ia berharap hujan segera turun untuk membantu memperbaiki kualitas udara, sekaligus mengajak seluruh pihak menekan kejadian kebakaran hutan dan lahan agar kondisi lingkungan berangsur pulih. (nas)
