PURUK CAHU, KaltengTimes.co.id – Bupati Murung Raya, Kalimantan Tengah, Heriyus, menjanjikan hadiah perjalanan umrah bagi peserta yang meraih juara pertama pada setiap cabang lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-11 tingkat kabupaten tahun 2026.
Pemberian bonus tersebut disampaikan Heriyus saat pembukaan MTQ ke-11 di Kelurahan Muara Laung, Kecamatan Laung Tuhup, Kamis (24/9/2026) malam. Hadiah umrah itu menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap peserta yang berhasil meraih prestasi terbaik dalam ajang tersebut.
“Pemberian hadiah umrah ini merupakan bentuk apresiasi serta perhatian serius dari pemerintah daerah terhadap pembinaan sumber daya manusia, khususnya dalam membumikan nilai-nilai Al Quran,” kata Heriyus.
Ia menjelaskan, hadiah perjalanan umrah tersebut diberikan di luar hadiah yang telah disiapkan panitia pelaksana MTQ. Adapun pemberangkatan para pemenang direncanakan direalisasikan pada tahun anggaran 2027.
Menurut Heriyus, penyelenggaraan MTQ tidak hanya bertujuan mencari peserta terbaik dalam seni membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan masyarakat.
“Juga wadah pembinaan mental spiritual bagi generasi muda di Kabupaten Murung Raya,” terangnya.
Melalui MTQ ke-11, Heriyus berharap kegiatan tersebut dapat mendorong lahirnya qari dan qariah serta hafiz dan hafizah yang berkualitas. Para peserta berprestasi diharapkan mampu membawa nama Kabupaten Murung Raya ke tingkat kompetisi yang lebih tinggi.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan mempererat hubungan antarumat beragama di tengah keberagaman masyarakat.
“Saya juga berharap agar seluruh rangkaian lomba berjalan lancar, objektif dan sukses melahirkan generasi Qurani yang unggul,” tambahnya.
Di sela kegiatan tersebut, Heriyus turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi daerah yang sedang menghadapi status darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan di sejumlah wilayah.
Ia mengimbau warga untuk menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan, sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca dan lingkungan.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kesehatan, serta membatasi aktivitas di luar ruangan,” pintanya.
Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga mampu memperkuat pembinaan generasi muda, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.(red)
