PURUK CAHU, KaltengTimes.co.id – Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membantu masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di Kabupaten Murung Raya.
Penyaluran bantuan berlangsung di Kantor Kecamatan Murung, Minggu (20/9/2026), dan dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo bersama sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Rahmanto menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Murung Raya di tengah dampak karhutla. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meringankan beban warga yang terdampak.
“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah provinsi kepada masyarakat Murung Raya yang terdampak karhutla,” ujar Rahmanto.
Ia menjelaskan, sebelum bantuan disalurkan, proses verifikasi penerima telah dilakukan untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Menurut Rahmanto, dukungan dari pemerintah provinsi tersebut melengkapi berbagai langkah bantuan yang telah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam menghadapi dampak karhutla dan kabut asap.
Dalam kegiatan itu, sebanyak 2.000 paket sembako disalurkan kepada masyarakat. Setiap paket berisi beras, minyak goreng, dan gula untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok warga.
Selain bantuan pangan, masyarakat juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Dukungan perlindungan kesehatan turut diberikan melalui pembagian 1.000 masker dan 500 paket vitamin bagi warga yang terdampak kabut asap.
Bantuan lainnya disalurkan melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera yang didukung Bank Kalteng. Program tersebut diberikan kepada 4.500 keluarga di Kabupaten Murung Raya sebagai bagian dari dukungan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Rahmanto berharap berbagai bentuk bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberikan manfaat bagi keluarga penerima selama menghadapi dampak karhutla.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan asap, serta berpartisipasi dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Melalui sinergi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan masyarakat, penanganan dampak karhutla diharapkan dapat berjalan lebih terkoordinasi, baik dalam pemenuhan kebutuhan warga maupun dalam menjaga kesehatan dan mencegah meluasnya kebakaran.(Red)
