PURUK CAHU, KaltengTimes.co.id – Pemerintah Kabupaten Murung Raya mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kebakaran permukiman selama memasuki musim kemarau.
Imbauan tersebut disampaikan Bupati Murung Raya, Heriyus, saat memberikan sambutan dalam pembukaan Karnaval Budaya rangkaian HUT ke-24 Kabupaten Murung Raya di Puruk Cahu, Senin (3/8/2026).
Heriyus mengatakan kondisi musim kemarau dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Karena itu, upaya pencegahan dinilai membutuhkan perhatian dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Murung Raya, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, terutama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Jangan sampai terjadi kebakaran yang meluas karena kelalaian,” ujar Heriyus.
Perhatian khusus disampaikan kepada masyarakat yang melakukan aktivitas membuka kebun maupun ladang. Heriyus meminta penggunaan api dalam kegiatan tersebut dilakukan secara hati-hati dan tetap berkoordinasi dengan pihak berwenang di wilayah masing-masing.
“Kalau ada yang membakar lahan atau kebun harus dijaga, harus berizin juga dengan aparat desa, pegawai kecamatan maupun Bhabinkamtibmas yang ada di sana, supaya api bisa terjaga dengan baik,” katanya.
Heriyus juga menyebut munculnya kabut asap di sejumlah daerah sekitar Murung Raya menjadi perhatian yang perlu diantisipasi. Ia berharap kondisi tersebut tidak terjadi di wilayah Murung Raya akibat kelalaian dalam pengelolaan lahan.
“Kita melihat di beberapa kabupaten tetangga sudah mulai muncul kabut asap. Ini harus menjadi perhatian kita bersama agar Murung Raya tidak mengalami hal yang sama,” ujarnya.
Selain ancaman karhutla, Pemkab Murung Raya turut mengingatkan masyarakat mengenai risiko kebakaran permukiman yang dapat meningkat pada musim kemarau.
Heriyus meminta warga memastikan kondisi rumah, peralatan yang menggunakan api, serta instalasi listrik dalam keadaan aman, khususnya ketika rumah ditinggalkan.
“Kita juga sering melihat pemberitaan mengenai kebakaran rumah. Oleh karena itu, saya mengajak masyarakat agar selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan sehingga musibah kebakaran dapat dicegah sejak dini,” tutur Heriyus.
Ia berharap upaya pencegahan dapat dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah desa, TNI, Polri, serta instansi terkait. Sinergi antarpihak tersebut dinilai penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode musim kemarau.(red)
