Home Eksekutif Pemkab Murung Raya Pemkab Murung Raya Dorong Pelestarian Budaya Lewat Karnaval
Pemkab Murung Raya

Pemkab Murung Raya Dorong Pelestarian Budaya Lewat Karnaval

Share
Share

PURUK CAHU, KaltengTimes.co.id – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menjadikan Karnaval Budaya sebagai salah satu sarana untuk memperkuat pelestarian budaya sekaligus mengenalkan potensi seni dan pariwisata daerah kepada masyarakat.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-24 Kabupaten Murung Raya itu berlangsung semarak, Senin (3/8/2026). Sekitar 1.950 peserta dari berbagai unsur masyarakat mengikuti karnaval yang mengambil rute dari Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Murung Raya menuju Bundaran Emas Kota Puruk Cahu.

Ketua Panitia Karnaval Budaya yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Murung Raya, Putu Suranta, menyebut tahun ini terdapat 57 lembaga dan instansi yang ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Dari jumlah tersebut, peserta dari sembilan satuan pendidikan jenjang SD, SMP, dan SMA mencapai 340 orang. Sementara perangkat daerah dan kecamatan melibatkan 1.340 peserta dari 39 instansi. Adapun peserta umum berasal dari sembilan lembaga dengan jumlah 270 orang.

Putu menjelaskan, seluruh peserta akan mengikuti penilaian yang dilakukan tiga dewan juri. Dua juri berasal dari Kota Palangka Raya dan satu lainnya merupakan juri lokal. Peserta yang berhasil menjadi pemenang akan mendapatkan trofi dan uang pembinaan.

Menurut Putu, Karnaval Budaya menjadi salah satu bentuk komitmen bersama dalam menjaga keberadaan warisan budaya daerah agar tetap berkembang dan dikenal generasi berikutnya.

“Kita memiliki tanggung jawab bersama menjaga warisan leluhur agar tetap hidup, dikenal, dan dicintai oleh generasi muda maupun masyarakat luas. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan semangat kerja sama masyarakat dalam melestarikan seni, budaya, dan pariwisata daerah,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memajukan kebudayaan, mengembangkan potensi wisata berbasis budaya lokal, serta memberikan ruang kepada pelaku seni untuk menampilkan kreativitas mereka.

Sementara itu, Bupati Murung Raya, Heriyus, menilai Karnaval Budaya memiliki peran lebih luas daripada sekadar menjadi hiburan. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi media untuk memperkenalkan identitas budaya sekaligus potensi pariwisata yang dimiliki Murung Raya.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang interaktif sekaligus media promosi nilai-nilai budaya daerah. Saya berharap acara ini bukan hanya menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan inspirasi bagi generasi muda agar semakin mencintai budaya sendiri serta terus melestarikannya di tengah arus modernisasi,” ujar Heriyus.

Heriyus menegaskan bahwa adat dan budaya merupakan bagian dari identitas daerah yang perlu dijaga bersama Dewan Adat Dayak dan seluruh masyarakat Murung Raya.

Ia menyebut beragam unsur budaya dapat ditampilkan melalui Karnaval Budaya, mulai dari tarian Dayak, musik tradisional, kain tenun, seni menyumpit, ukiran, cerita rakyat, hingga kearifan lokal masyarakat dalam menjaga hutan dan sungai.

Perhatian khusus juga disampaikan Heriyus kepada generasi muda. Ia meminta anak-anak muda Murung Raya tidak kehilangan kebanggaan terhadap budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

“Kalian adalah pewaris utama budaya ini. Jangan pernah malu menggunakan bahasa daerah, jangan ragu mengenakan pakaian adat pada hari-hari besar, dan jangan berhenti belajar dari para tetua adat. Pemerintah Kabupaten Murung Raya akan terus mendukung kegiatan kesenian daerah, festival sekolah, maupun pelatihan seni,” tegasnya.

Heriyus berharap kegiatan pelestarian budaya yang dilakukan secara berkelanjutan dapat melahirkan generasi yang mampu menjadi duta budaya Murung Raya hingga membawa nama daerah ke tingkat provinsi maupun nasional.

Karnaval Budaya 2026 pun menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-24 Kabupaten Murung Raya. Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut membawa pesan tentang pentingnya menjaga keberagaman seni dan tradisi sebagai bagian dari identitas Bumi Tana Malai Tolung Lingu.(red)

Share
Related Articles

Heriyus Lantik Lynda Kristiane sebagai Sekda Definitif Murung Raya

PURUK CAHU, KaltengTimes.co.id – Bupati Murung Raya, Kalimantan Tengah, Heriyus, resmi melantik...

BPBD Murung Raya Sebut Kabut Asap Diduga Kiriman Daerah Lain, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya

PURUK CAHU, KaltengTimes.co.id – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Murung Raya,...

Heriyus Dorong Pelatihan MPA Diperluas, Siapkan Bonus Rp10 Juta untuk Pelapor Pembakaran Lahan

PURUK CAHU, KaltengTimes.co.id – Bupati Murung Raya, Kalimantan Tengah, Heriyus, mendorong pelaksanaan...

Kecamatan Murung Gelar Pelatihan MPA, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

PURUK CAHU, KaltengTimes.co.id – Pemerintah Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah,...