MUARA TEWEH, kaltengtimes.co.id — Peringatan Nuzulul Quran yang diselenggarakan di Rumah Jabatan Bupati Barito Utara berlangsung khidmat, Jumat (6/3/2026) malam. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Barito Utara, KH Rusmadi Darasani, menyampaikan tausiyah mendalam yang mengajak umat Islam untuk memanfaatkan sisa waktu di bulan suci dengan memperbanyak amal ibadah berkualitas.
Agenda religi ini dihadiri oleh Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, serta Ketua dan anggota DPRD Barito Utara. Turut hadir jajaran staf ahli bupati, asisten sekda, kepala perangkat daerah, serta para ulama dan tokoh masyarakat yang memenuhi kediaman resmi kepala daerah tersebut.
Dalam ceramahnya, KH Rusmadi Darasani menekankan bahwa kesempurnaan pahala Ramadan hanya dapat diraih oleh mereka yang menjalankan puasa dengan memenuhi rukun, syarat, sunnah, serta menjaga adab-adabnya secara konsisten. Ia mengutip hadis mengenai golongan manusia yang dirindukan oleh surga, salah satunya adalah as-sa’imi fi syahri Ramadan atau orang yang sungguh-sungguh berpuasa dengan landasan iman dan ketaatan.
“Saat ini kita telah memasuki 17 Ramadan. Artinya, waktu yang tersisa di bulan penuh berkah ini tinggal sekitar 12 hingga 13 hari lagi. Marilah kita berusaha dengan sungguh-sungguh mengisi sisa hari-hari ini dengan amal ibadah terbaik,” ujar KH Rusmadi di hadapan para jamaah.
Lebih lanjut, ia memberikan pesan reflektif mengenai misteri usia manusia. Menurutnya, tidak ada seorang pun yang menjamin bahwa Ramadan tahun ini bukanlah Ramadan terakhir dalam hidupnya. Ajal dapat menjemput kapan saja dan di mana saja tanpa bisa ditunda, baik saat berada di rumah, dalam perjalanan, tempat kerja, hingga di area perkebunan maupun pertambangan.
“Di mana pun seseorang berada, jika ajal datang, tidak ada yang dapat menolaknya. Oleh karena itu, manfaatkanlah sisa Ramadan ini untuk memperbanyak shalat, membaca Al-Qur’an, bersedekah, berzikir, serta memperbaiki hubungan dengan sesama manusia,” tegasnya.
KH Rusmadi berharap, melalui peningkatan kualitas ibadah di sisa bulan suci ini, umat Islam di Barito Utara tidak hanya menjadi golongan yang merindukan surga, tetapi naik derajat menjadi hamba yang dirindukan oleh surga.
Kegiatan peringatan Nuzulul Quran ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan seluruh masyarakat Barito Utara. Kehadiran jajaran pimpinan daerah dalam agenda ini sekaligus mempertegas komitmen pemerintah untuk terus merawat nilai-nilai spiritualitas sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan daerah.(Red)




