MUARA TEWEH, kaltengtimes.co.id – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, kembali menegaskan pentingnya aspek disiplin, loyalitas, dan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan roda pemerintahan. Penegasan tersebut disampaikannya saat memimpin apel gabungan ASN mengawali Tahun Anggaran 2026 di Arena Tiara Batara, Muara Teweh, Jumat, 2 Januari 2026.
Di hadapan seluruh ASN yang hadir, Bupati mengajukan sejumlah pertanyaan reflektif untuk menggugah komitmen aparatur pemerintah daerah. Ia menanyakan kesiapan para pegawai untuk bekerja disiplin demi memajukan Barito Utara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pertanyaan tersebut dijawab serentak oleh seluruh peserta apel dengan pernyataan kesanggupan untuk berkomitmen penuh terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara.
Bupati menegaskan bahwa disiplin dan kerja keras merupakan prinsip yang tidak dapat ditawar bagi setiap ASN. Secara terbuka, ia memberikan peringatan keras kepada pegawai yang tidak siap bekerja disiplin, enggan bekerja keras, atau belum mampu melepaskan kepentingan politik pribadi. Menurutnya, aparatur yang tidak bisa mengikuti standar kerja tersebut harus bersikap jujur terhadap organisasi dengan konsekuensi dibebastugaskan, dipindahkan, atau mengundurkan diri.
Terkait isu netralitas, Bupati Shalahuddin menekankan bahwa ASN wajib menjaga profesionalisme dan tidak berpihak dalam urusan politik praktis. Ia mengingatkan bahwa seluruh tahapan demokrasi telah selesai, sehingga tidak boleh ada lagi polarisasi atau pengkubuan di lingkungan birokrasi. Bupati menegaskan bahwa ASN boleh memahami dinamika politik, namun dilarang keras terlibat apalagi menunjukkan keberpihakan, karena saat ini fokus utama adalah pengabdian kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
Dalam arahannya, Bupati juga memerintahkan Sekretaris Daerah bersama pejabat terkait untuk melakukan evaluasi kinerja ASN secara menyeluruh. Evaluasi ini mencakup pemberian teguran secara berjenjang hingga tindakan tegas bagi pegawai yang terbukti tidak disiplin dan tidak loyal terhadap tanggung jawabnya. Ia mengingatkan bahwa jabatan bersifat sementara dan yang akan selalu dikenang oleh masyarakat adalah karya serta pengabdian nyata, bukan sekadar gelar atau posisi yang disandang.
Bupati mengajak seluruh ASN untuk memanfaatkan kepercayaan yang diberikan negara dengan sebaik-baiknya selama masih diberikan kesehatan dan kemampuan untuk bekerja. Ia menekankan bahwa meskipun latar belakang keilmuan seseorang mungkin biasa saja, namun kerja keras, disiplin, dan integritas harus ditunjukkan secara luar biasa. Menutup pidatonya, Bupati menyatakan bahwa pimpinan daerah menantikan komitmen nyata dari seluruh ASN untuk bekerja bersama dalam membangun birokrasi yang bersih dan profesional demi kemajuan Kabupaten Barito Utara.(Red)




