PURUK CAHU, KALTENGTIMES.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Murung Raya mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup di Gedung Balai Kartini pada 25–26 Februari 2026.
Bupati Murung Raya, Heriyus, diwakili Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Sarwo Mintarjo dalam kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2026 tersebut. Turut mendampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Murung Raya, Donal, bersama jajaran bidang terkait.
Rakornas diikuti kepala daerah, sekretaris daerah, serta kepala dinas lingkungan hidup dari seluruh Indonesia. Tahun ini, forum nasional tersebut mengangkat tema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)” sebagai upaya mempercepat transformasi sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir melalui sinergi lintas sektor.
Dalam arahannya, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, menyampaikan bahwa persoalan sampah telah memasuki kondisi darurat sehingga membutuhkan perubahan pendekatan secara menyeluruh.
Berdasarkan data yang dipaparkan, hingga akhir 2025 capaian pengelolaan sampah nasional baru sekitar 25 persen atau 36.684 ton per hari, sementara 75 persen lainnya atau 105.483 ton per hari belum tertangani optimal.
“Perubahan harus dimulai dari hulu. Paradigma lama kumpul–angkut–buang perlu ditinggalkan. Pengurangan dari sumber melalui prinsip 3R dan ekonomi sirkular menjadi kunci,” ujar Menteri Hanif di hadapan peserta Rakornas.
Usai mengikuti kegiatan, Sarwo Mintarjo menyatakan Pemerintah Kabupaten Murung Raya mendukung penuh kebijakan nasional tersebut. Menurutnya, transformasi pengelolaan sampah perlu ditindaklanjuti di daerah melalui penguatan regulasi, peningkatan peran masyarakat, serta kolaborasi antarperangkat daerah.
Ia menegaskan komitmen itu akan diimplementasikan melalui sinergi program dan langkah konkret guna mendorong pengurangan sampah dari sumber serta meningkatkan efektivitas pengelolaan di wilayah Kabupaten Murung Raya.(red)




