PALANGKARAYA -Balap liar yang dilakukan sejumlah pemuda di Jalan RTA Milono, Kota Palangka Raya, Minggu dini hari, menuai keluhan warga. Aksi tersebut dinilai sangat meresahkan, terlebih terjadi saat bulan Ramadan ketika masyarakat tengah menjalankan ibadah sahur.
Sejumlah pemuda tampak memacu sepeda motor yang telah dimodifikasi untuk beradu kecepatan. Sebagian motor bahkan menggunakan knalpot brong yang menimbulkan suara keras, sehingga menarik perhatian puluhan pemuda yang berkumpul di pinggir jalan untuk menonton.
Kericuhan sempat terjadi ketika seorang pengendara mobil berwarna putih hampir menjadi sasaran amukan penonton balap liar. Kaca mobil tersebut bahkan sempat dipecahkan menggunakan helm. Beruntung, pengemudi mobil berhasil menyelamatkan diri dan meninggalkan lokasi kejadian.
Belum diketahui secara pasti penyebab keributan tersebut. Namun warga menduga kericuhan terjadi setelah pengendara mobil membunyikan klakson saat melintasi kerumunan penonton.
Warga setempat mengaku resah dengan aksi balap liar yang kerap terjadi di jalan umum. Selain mengganggu ketertiban, aksi tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.
“Balap liar ini sangat membahayakan pengguna jalan lain karena dilakukan di jalan umum dengan cara berkendara ugal-ugalan,” ujar Jojon, salah seorang warga setempat.
Petugas Satlantas Polresta Palangka Raya yang menerima informasi langsung datang ke lokasi untuk membubarkan aksi balap liar tersebut.
Seorang anak yang diduga masih duduk di bangku kelas enam sekolah dasar dan ikut dalam balap liar turut diamankan petugas untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Balap liar yang terjadi di jalan raya ini dinilai tidak hanya mengganggu ketertiban, namun juga membahayakan keselamatan pengguna jalan karena para pelaku berkendara dengan kecepatan tinggi. Zal




