Kuala Kapuas, kaltengtimes.co.id – Perkemahan selama 3 hari (Jum’at – Sabtu – Minggu) yang di ikuti siswa/i SMA/SMK rangka Pembinaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang IV tahun 2026 yang dilangsungkan di area Taman Batalyon Jalan Kalimantan, hari ini Minggu 8/2/2026 secara resmi di tutup.
Tampak hadir dalam Upacara penutupan tersebut antara lain Staf Ahli Bidang Kesra Budi Kurniawan untuk mewakili Bupati Kapuas, Perwakilan BPBD , yang mewakili Kapolres Kapuas, Perwakilan Kesbangpol serta para Pembina dan Pendamping masing-masing regu.
Dalam amanat tertulis Dandim 1011 KLK yang dibacakan Perwira Penghubung Pulang Pisau Mayor Arah. Yulius, menyampaikan bahwa selama tiga hari ini seluruh peserta yang berjumlah 100 peserta telah diberikan pelatihan dan pembinaan yang tidak hanya fisik tetapi juga kedisiplinan dan mental agar menjadi pribadi yang kuat, yang tidak mudah menyeah terhadap setiap tantangan, selain itu juga dibekali dengan pendidikan pengetahuan wawasan bela Negara.
Acara penutupan ditandai dengan pelepasan tanda peserta secara simbolis oleh Dandim 1011 KLK yang diwakili Perwira Penghubung Pulang Pisau Mayor Arh. Yulius, juga penyerahan hadiah berupa bingkisan kepada beberapa kategori terbaik.
Yel Yel terbaik di raih regu SMAN 1 Kuala Kapuas dan menerima bingkisan yang diserahkan Staf Ahli Bidang Kesra Budi Kurniawan, PSI Lapangan Terbaik sukses diraih regu SMAN 2 Kuala Kapuas dan menerima bingkisan yang penyerahannya oleh Mayor Arh. Yulius, Pleton Terrapi adalah Regu SMKN 3 Kuala Kapuas dan menerima Bingkisan yang penyerahannya oleh Kepala BPBD yang diwakili Harun, SMKN 2 dinobatkan sebagai pleton Terampil dan menerima bingkisan yang penyerahannya oleh Kaban Kesbangpol yang diwakili Bella Saputra dan Siswa terbaik sukses diraih SMKN 3 atas nama Dahlia yang menerima bingkisan yang penyerahannya oleh perwakilan Kapolres Kapuas.
Melalui Mm ayor Arh. Yulius, Dandim 1011 KLK Letkol Inf. Pamungkas Army Saputro berharap agar dengan kegiatan ini akan lahir tunas – tunas Bangsa yang mempuni tidak hanya fisik tetapi juga generasi yang memiliki mental tinggi, berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan serta yang mempuni dalam menanamkan jiwa patriotik dan wawasan Bela Negara.
“Meski berakhirnya kegiatan ini, tetapi bukanlah akhir segalanya melainkan hendaknya ini menjadi awal dari pembentukan kebangkitan generasi yang memiliki kesiapan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. “Tutup Mayor Arh. Yulius. *(Nas)









