Home Kalteng Kotawaringin Timur Depresi Penyakit Burut, Seorang Pria Nekad Potong Biji Kemaluan
Kotawaringin TimurKriminal & Peristiwa

Depresi Penyakit Burut, Seorang Pria Nekad Potong Biji Kemaluan

Share
Korban Ancah saat dievakuasi polisi dari Tempat Kejadian Perkara di Desa Pelantaran Kecamatan Cempaga Kab. Kotim, Kalteng
Share

SAMPIT, KaltengTimes.co.id  –  Seorang pria di Kabupaten Kotim, Provinsi Kalteng, Ancah (38), membuat geger warga setelah ditemukan dalam kondisi memotong (maaf) biji kemaluan dan bersimbah darah, Rabu (15/07/2021).

Korban meninggal dunia setelah banyak kehilangan darah, korban sendiri ditemukan bersimbah darah di rumahnya Jl. Tjilik Riwut Km 74 (warung makan RISKI AGUNG) Desa Pelantaran Kecamatan Cempaga Hulu.

Kapolsek Cempaga Hulu Iptu Taufik Hidayat, S.TrK mengatakan, korban dievakuasi oleh personel Polsek Cempaga Hulu ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat. Namun lantaran kondisinya parah, sehingga nyawanya tidak tertolong lagi. Diduga Ancah dalam kondisi depresi. Hal ini akibat penyakit Hernia yang dideritanya.

“Korban sudah lama sekitar lebih kurang 10 ( sepuluh) tahun mempunyai penyakit Hernia (Burut) pada kemaluannya. Sehingga pada biji kemaluannya membesar hingga menggantung sampai ke pertengahan paha,” kata Kapolsek. (TN)

 

Share
Related Articles

Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan Kawal Pembangunan Posko Anti-Narkoba

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Komitmen bersama dalam memberantas peredaran narkotika ditunjukkan melalui...

Razia Balap Liar Jaring 36 Motor, Mayoritas Pengendara Pelajar

PALANGKARAYA -Raungan knalpot dan aksi kebut-kebutan liar masih menjadi pemandangan meresahkan di...

Baru Menjabat Tujuh Hari Kompol Hermanto Buktikan Komitmennya Kurung Tiga Bulan Motor Balap Liar 

PALANGKARAYA -Baru satu minggu menjabat sebagai Kasat Lantas Polresta Palangka Raya, Kompol...

Pengendara Motor Tewas Terlindas Dump Truck di RTA Milono Palangka Raya

PALANGKARAYA -Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia usai terlibat kecelakaan dengan dump...