Home Nasional Rusia-Ukrania Lakukan Perundingan Gencatan Senjata
Nasional

Rusia-Ukrania Lakukan Perundingan Gencatan Senjata

Share
Share

Jakarta,kaltengtimes.co.id-Perundingan putaran kedua antara Rusia dan Ukraina dilaporkan telah dimulai sekitar pukul 17.00 waktu Kiev pada Kamis (3/3).

Pembicaraan dilaporkan berlangsung di sebuah lokasi yang dirahasiakan di perbatasan Ukraina sebagaimana yang  dikutip dari laporan CNN.

Namun, Penasihat Presiden Ukraina, Mikhailo Podolyak, yang menjadi ketua delegasi mengatakan dialog dengan perwakilan Rusia berlangsung di perbatasan Belarus-Polandia.

“Mulai berbicara dengan perwakilan Rusia. Isu-isu utama dalam agenda pembicaraan hari ini: gencatan senjata segera, perjanjian gencatan senjata, dan koridor kemanusiaan untuk evakuasi warga sipil dari desa/kota yang hancur atau terus dibombardir,” kata Podolyak melalui akun Twitternya seperti dikutip AFP.

Dalam kicauannya di Twitter itu, Podolyak turut mengunggah foto yang memperlihatkan empat delegasi Ukraina berhadapan dengan empat delegasi Rusia di sebuah ruangan.

Delegasi Ukraina terlihat berpakaian kasual, sementara empat perwakilan Rusia memakai setelan jas formal. Terpampang pula bendera Ukraina dan Rusia di meja mereka.

Dialog putaran kedua digelar setelah kedua delegasi gagal menyepakati gencatan senjata dalam perundingan perdana mereka sejak invasi Rusia berlangsung pada Senin (28/2).

Negosiasi kedua negara ini terjadi ketika Ukraina terus berada dalam tekanan menyusul gempuran militer Rusia yang semakin menggila di hari kedelapan invasi berlangsung per Kamis (3/3).

Sementara itu, Rusia kembali menggempur sejumlah kota Ukraina, terutama di selatan negara eks Uni Soviet itu. Presiden Vladimir Putin bahkan bersumpah akan terus melancarkan invasi ke Ukraina tanpa kompromi.

Kota-kota di Ukrania yang dibombardir Rusia (IST)

Rusia sejauh ini juga telah menguasai Kherson per hari ini. Kherson merupakan salah satu kota penting di Ukraina yang memegang peran strategis. Kota ini berada di jalur masuk dari Laut Hitam dengan populasi hampir 300 ribu jiwa.

Pasukan Rusia juga semakin mengepung Mariupol di selatan Ukraina. Perwira militer Ukraina menyebut kondisi Mariupol semakin kritis akibat gempuran Rusia dan dibantu pasukan separatis dari Donetsk sejak Rabu (2/3). IST

Share
Related Articles

KPKNL Palangka Raya Edukasi Masyarakat tentang Lelang Melalui Car Free Day

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palangka...

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Pemprov Kalteng Gencarkan Aksi Bersih Lingkungan

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya dalam mendukung...

Rakor Stranas PK Jadi Langkah Penguatan Pencegahan Korupsi di Kalteng

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat komitmen dalam...

Pemprov Kalteng Perkuat Komitmen Antikorupsi Lewat Program Ber-AKSI KPK

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyatakan komitmen kuat dalam...