KUALA KAPUAS — Peringatan Hari Perhubungan Nasional (HARHUBNAS) ke-55 tahun 2026 menjadi momentum bagi Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas untuk memperkuat kepedulian kepada masyarakat.
Di tengah kondisi udara yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Dishub Kapuas mengarahkan rangkaian peringatan HARHUBNAS pada kegiatan bakti sosial, salah satunya pembagian masker kepada masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas, Teras, ST, MT, mengatakan pihaknya sengaja mengedepankan kegiatan yang memiliki manfaat langsung dibandingkan acara yang hanya berorientasi pada seremonial.
“Dalam bakti sosial, meski hanya berupa tindakan kecil seperti bagi-bagi masker serta anjangsana ke insan perhubungan yang tengah sakit sebagai bentuk kepedulian, itu bagian dari mengamalkan dan melaksanakan nilai-nilai 5 Citra Manusia Perhubungan,” kata Teras, Rabu (16/9/2026).
Ia menjelaskan, kondisi kualitas udara yang memburuk menjadi perhatian tersendiri. Apalagi Kabupaten Kapuas saat ini tengah memberlakukan status Tanggap Darurat Karhutla.
Pembagian masker dipandang penting sebagai salah satu langkah sederhana untuk membantu masyarakat ketika harus beraktivitas di luar rumah. Teras mengingatkan, paparan udara yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko gangguan pada saluran pernapasan.
“Kondisi ini yang memprihatinkan juga menjadi alasan kita menetapkan salah satu bakti sosial yang akan kita lakukan adalah bagi-bagi masker,” jelasnya.
Kegiatan tersebut rencananya digelar di sejumlah titik strategis di Kota Kuala Kapuas. Dishub akan menyasar kawasan sekolah, SPBU, pasar serta lokasi lain yang ramai menjadi tempat aktivitas warga.
Selain membagikan masker, kegiatan sosial juga diarahkan untuk memberikan perhatian kepada insan perhubungan yang sedang mengalami sakit melalui kegiatan anjangsana.
Teras berharap kondisi kemarau dan kekeringan yang turut memperparah ancaman karhutla dapat segera berakhir. Ia juga mengajak masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker saat berada di luar.
“Kita berharap kemarau dan masa kekeringan ini segera berakhir dan tidak berkepanjangan. Mudah-mudahan masyarakat kita tidak banyak yang mengalami gangguan kesehatan akibat dampak dari kondisi ini,” tutupnya. (nas)
