PALANGKA RAYA, kaltengtimes.co.id – Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, mengungkapkan adanya peningkatan alokasi anggaran yang diperuntukkan bagi pemberian insentif kepada berbagai unsur pelayanan masyarakat.
Ia menyebutkan, total anggaran yang disiapkan kini mencapai Rp6,3 miliar dan akan dialokasikan untuk sejumlah pihak, termasuk tokoh adat dan keagamaan.
“Penambahan anggaran ini mencakup insentif untuk mantir, damang, pendeta, guru agama, dan unsur lainnya,” ujarnya di Palangka Raya.
Khemal menjelaskan, sebelumnya pemerintah kota telah lebih dulu menganggarkan tunjangan bagi Ketua RT, RW, damang, dan mantir. Namun, setelah dilakukan evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang disampaikan melalui gubernur, terdapat tambahan dukungan anggaran guna memperkuat peran para pelayan masyarakat tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Gubernur, karena meskipun pemko sudah menganggarkan, masih ada tambahan insentif yang diberikan,” katanya.
Menurutnya, tambahan anggaran ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi para Ketua RT, RW, mantir, damang, serta unsur keagamaan untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Harapannya, dengan adanya tambahan dana insentif ini, pelayanan kepada masyarakat bisa semakin optimal,” ucapnya.
Ia menambahkan, rencana penyaluran insentif tersebut akan mulai direalisasikan pada Tahun Anggaran 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kinerja para penerima.
“Semoga dengan adanya tambahan alokasi anggaran ini, dapat meningkatkan kesejahteraan mereka yang berdampak pada peningkatan kinerja mereka,” tutup Khemal.(Red)




