Home Headlines Gubernur Kalteng Beberkan Capaian 2025: Stunting Menurun, UMKM dan Infrastruktur Meningkat
HeadlinesIndepthKaltengPemprov Kalteng

Gubernur Kalteng Beberkan Capaian 2025: Stunting Menurun, UMKM dan Infrastruktur Meningkat

Share
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Ketua TP PKK Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran dan penerima bantuan pasar murah di Masjid Agung Riyadlush Shalihin Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat.(Photo/ist)
Share

Palangka Raya, Kaltengtimes.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat sejumlah capaian positif sepanjang tahun 2025 melalui implementasi program nasional yang terintegrasi, mulai dari penurunan angka stunting hingga pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, mengungkapkan bahwa berbagai capaian tersebut diraih di tengah keterbatasan fiskal daerah. Dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 sebesar Rp5,3 triliun, belanja operasional hanya mencapai Rp1,6 triliun, lebih rendah dibandingkan tahun 2015 sebesar Rp1,9 triliun. “Namun demikian, kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan optimal kepada masyarakat,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).

Ia menegaskan, sejak awal masa jabatannya, Pemprov Kalteng telah menyelaraskan kebijakan daerah dengan program prioritas nasional atau ASTA CITA Presiden RI, Prabowo Subianto, guna mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Sejumlah program strategis nasional pun telah dijalankan secara terintegrasi, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, program cetak sawah, lumbung pangan nasional, serta percepatan penurunan stunting. Di sektor pendidikan, Program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 422 sekolah, terdiri dari 250 SMA, 141 SMK, dan 31 sekolah khusus, dengan dukungan 33 satuan pelayanan pemenuhan gizi.

Program Sekolah Rakyat juga telah berjalan di empat wilayah, yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, Gunung Mas, dan Kotawaringin Timur, sebagai upaya pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Selain itu, Program Kuliah Gratis Huma Betang atau “Satu Rumah Satu Sarjana” pada 2025 telah menjangkau 3.060 mahasiswa melalui kerja sama dengan 32 perguruan tinggi, dan ditargetkan meningkat hingga 10.000 penerima manfaat melalui 34 kampus mitra.

Transformasi digital pendidikan juga dilakukan secara menyeluruh. Seluruh SMA, SMK, dan sekolah khusus di Kalteng kini telah terdigitalisasi melalui pengadaan 4.339 papan tulis interaktif, 874 panel surya, serta 321 akses internet berbasis satelit, termasuk di wilayah pedalaman.

Di bidang kesehatan, sebanyak 18.214 warga telah menerima layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Integrasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) juga mencakup 521.338 peserta PBI serta 43.450 peserta PBPU dan PB. “Kami berkomitmen melanjutkan pembangunan yang merata dan berkeadilan, dari pedalaman hingga perkotaan,” pungkas gubernur. (red)

Share
Related Articles

Wagub Kalteng, H. Edy Pratowo Dorong Lulusan UMPR Jadi SDM Kompetitif

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menghadiri Wisuda...

Dorong Investasi dan Akses Pasar, Kalteng–Jatim Jalin Kemitraan Strategis

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Provinsi Jawa Timur...

Kunker Komisi II DPR RI, Persoalan Agraria di Kalteng Disorot

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, dan pemerintah...

Pemprov Kalteng Dukung LBH Antang Damang sebagai Pelindung Hak Masyarakat Rentan

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id -- Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik...