Palangka Raya, Kaltengtimes.com – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat sejumlah capaian strategis sepanjang tahun 2025, khususnya dalam penguatan transformasi digital, peningkatan layanan publik, serta tata kelola pemerintahan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Diskominfosantik Kalteng, Rangga Lesmana, menyampaikan bahwa berbagai upaya terus dilakukan untuk memastikan transformasi digital berjalan merata di seluruh wilayah. “Sepanjang 2025, kami berupaya memastikan transformasi digital berjalan merata, terutama dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan keterbukaan informasi,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penyediaan layanan internet berbasis satelit Starlink guna menjangkau wilayah blank spot serta memperluas konektivitas di Kalimantan Tengah. Menurutnya, upaya tersebut penting agar masyarakat di wilayah terpencil tetap memperoleh akses informasi dan layanan digital secara setara.
Selain itu, Diskominfosantik Kalteng juga mengimplementasikan program Kartu Huma Betang serta memfasilitasi inventarisasi layanan publik berbasis elektronik (e-services) untuk mendorong pelayanan yang lebih efisien. “Digitalisasi layanan daerah kami dorong agar pelayanan menjadi lebih cepat, terintegrasi, dan mudah diakses oleh masyarakat,” jelasnya.
Penguatan tata kelola layanan publik juga dilakukan melalui monitoring dan evaluasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N-LAPOR!) guna meningkatkan responsivitas dan transparansi dalam penanganan pengaduan masyarakat. “Melalui monev SP4N-LAPOR!, kami ingin memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara akuntabel,” tuturnya.
Berbagai upaya tersebut turut mengantarkan Diskominfosantik Kalteng meraih sejumlah prestasi di tingkat nasional, termasuk predikat Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 dari Komisi Informasi Pusat untuk keempat kalinya secara berturut-turut. “Capaian ini menjadi bukti komitmen kami dalam menghadirkan komunikasi publik yang transparan, inklusif, dan terpercaya,” pungkasnya.(red)




