MUARA TEWEH, kaltengtimes.co.id — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara melalui Bidang Bina Marga mengonfirmasi langkah percepatan perbaikan pada ruas jalan yang mengalami kerusakan di sekitar Simpang Tripemuji, Desa Bintang Ninggi, Kecamatan Teweh Selatan. Penanganan darurat ini diprioritaskan mengingat kondisi badan jalan yang kian memprihatinkan dan berisiko membahayakan para pengguna jalan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Barito Utara, Dedi, ST, mengungkapkan bahwa langkah perbaikan sementara ini diambil sebagai respons atas situasi mendesak di lapangan. Meskipun secara teknis pengadaan material pokok berupa split baru dijadwalkan tersedia di lokasi klaser pada hari berikutnya, pihaknya memastikan persiapan teknis terus berjalan. Upaya ini dilakukan agar fungsionalitas jalan tetap terjaga demi kelancaran arus transportasi masyarakat setempat.
Kendati kondisi cuaca saat ini dinilai belum ideal untuk pekerjaan infrastruktur permanen, Dedi menegaskan bahwa intervensi fisik tetap harus dilaksanakan. Ia mengakui bahwa secara metodologi teknis, penimbunan material jalan idealnya dilakukan saat musim kemarau guna mencapai kepadatan maksimal. Namun, mengingat urgensi kebutuhan masyarakat dan tingkat kerusakan yang sudah masuk kategori parah, penyesuaian strategi di lapangan menjadi opsi yang tidak bisa dihindari pada Minggu (4/1/2026).
Terkait rencana penanganan jangka panjang melalui metode pengecoran beton (rigit), Dedi menjelaskan bahwa pelaksanaannya akan mengikuti penjadwalan sistematis. Proses tersebut baru dapat direalisasikan setelah pekerjaan pemeliharaan di jalur Sosial menuju Trinsing rampung dikerjakan. Sinkronisasi tahapan ini diperlukan agar distribusi alat berat dan manajemen material dapat berjalan efisien tanpa mengganggu aksesibilitas jalur utama lainnya.
Dinas PUPR Barito Utara turut mengimbau masyarakat pengguna jalan agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan bersabar selama proses pengerjaan berlangsung di lokasi tersebut. Upaya penanganan sementara ini diharapkan mampu meminimalisasi risiko kecelakaan lalu lintas sembari menunggu langkah penanganan permanen yang lebih komprehensif di masa mendatang. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memantau titik-titik rawan infrastruktur demi menjamin keamanan mobilitas warga di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.(Red)




