PURUK CAHU, Kaltengtimes.co.id – Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang dirangkaikan dengan Perayaan Natal Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Kabupaten Murung Raya (Mura) digelar di Gedung Gereja JKI Sungai Yordan, Puruk Cahu, Kamis (5/2/2026). Ibadah berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh sukacita.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Murung Raya, Heriyus, yang diwakili Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Murung Raya, Andry Raya. Turut hadir perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Murung Raya, Ketua PGLII Murung Raya beserta jajaran, para pendeta lintas denominasi, serta sejumlah undangan.
Ketua PGLII Kabupaten Murung Raya, Pdt. Aristopelis, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah mempererat persatuan dan persekutuan antar gereja di wilayah Murung Raya. Ia berharap kebersamaan tersebut semakin memperkuat pelayanan gereja dan kontribusi umat dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Rangkaian ibadah turut menghadirkan tiga pembicara, yakni Rev. Elisha Chieng dan Ev. Anthony Wong dari Malaysia, serta Ps. Jhon Dimer.
Sementara itu, dalam sambutan tertulis Bupati Murung Raya yang dibacakan Andry Raya, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada PGLII dan seluruh pihak gereja yang telah menyelenggarakan kegiatan rohani tersebut.
Menurutnya, KKR dan Perayaan Natal tidak hanya bermakna bagi penguatan iman umat Kristiani, tetapi juga berperan dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan damai di tengah keberagaman di Kabupaten Murung Raya.
“Nilai-nilai Natal seperti kasih, pengorbanan, kerendahan hati, dan damai sejahtera diharapkan dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Andry Raya membacakan sambutan Bupati.
Dalam pesan Natalnya yang merujuk pada Matius 1:21, Ps. Jhon Dimer menyampaikan bahwa Natal merupakan kabar sukacita atas kelahiran Yesus Kristus sebagai Juruselamat dunia. Ia juga mengajak jemaat untuk terus menghidupi ajaran kasih dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang digagas PGLII Kabupaten Murung Raya bekerja sama dengan Persekutuan Sungai Yordan ini diawali dengan sambutan, dilanjutkan penyalaan lilin Natal, ibadah yang dirangkai dengan KKR, dan ditutup dengan ramah tamah.(red)




