PURUK CAHU, kaltengtimes.co.id – Bupati Murung Raya melalui Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menghadiri kegiatan Temu Tokoh dan Seminar Peningkatan Mutu Guru Al-Qur’an serta Tashih Massal Metode Ummi yang digelar di Aula Cahai Ondui Tingang, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Standarisasi Bacaan Al-Qur’an sebagai Pondasi Profesionalisme Pendidik Qur’ani” ini bertujuan meningkatkan kualitas serta kompetensi para guru Al-Qur’an di Kabupaten Murung Raya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penyamaan standar bacaan Al-Qur’an melalui penerapan Metode Ummi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Murung Raya, Ustadz Saubari, Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Murung Raya yang juga Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, Ketua Koordinator Daerah (Korda) Ummi Kabupaten Murung Raya, Ahmad Safari, pimpinan pondok pesantren, serta para pendidik Al-Qur’an dari berbagai lembaga di wilayah Murung Raya.
Seminar tersebut juga menghadirkan narasumber Ustadz Bahrudi dari Ummi Foundation Banjarmasin yang memiliki kompetensi dalam pengembangan pembelajaran Al-Qur’an menggunakan Metode Ummi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas guru Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia serta memiliki pemahaman yang baik terhadap Al-Qur’an.
Ia menegaskan bahwa guru Al-Qur’an merupakan ujung tombak dalam menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda, sehingga kualitas bacaan dan metode pengajaran harus benar-benar terstandar.
“Standarisasi bacaan Al-Qur’an sangat penting sebagai pondasi profesionalisme pendidik Qur’ani. Dengan bacaan yang benar dan sesuai kaidah, nilai-nilai Al-Qur’an dapat diajarkan secara tepat kepada generasi penerus,” ujar Rahmanto.
Sementara itu, Ketua Koordinator Daerah Metode Ummi Kabupaten Murung Raya, Ahmad Safari, menjelaskan bahwa Metode Ummi memiliki tujuh program dasar yang dirancang untuk menjamin mutu pembelajaran Al-Qur’an yang lebih efektif, mudah dipahami, dan menyenangkan bagi para santri.
Ketujuh program tersebut meliputi tashih bacaan Al-Qur’an, tahsin, sertifikasi guru Al-Qur’an, coaching, supervisi, munaqasyah atau uji kompetensi siswa, serta kegiatan khataman dan imtihan. Program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengajaran Al-Qur’an di berbagai lembaga pendidikan di Kabupaten Murung Raya.(red)




