Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui tim MBH Validator terus melakukan validasi dan verifikasi data calon penerima Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima masyarakat yang berhak, Selasa (24/2/2026). Program KHBS merupakan bagian dari komitmen Pemprov Kalimantan Tengah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan sosial berbasis data yang akurat dan transparan.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa validasi data menjadi kunci utama agar program berjalan efektif tanpa menimbulkan polemik di masyarakat. “Saya minta proses validasi dilakukan secara objektif, transparan, dan sesuai kriteria. Program ini harus tepat sasaran serta benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Tim MBH Validator turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan administrasi, kondisi sosial ekonomi warga, serta sinkronisasi data dengan perangkat desa dan kelurahan. Proses ini juga melibatkan RT dan RW setempat guna meminimalisir kesalahan data.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Kalteng, Rangga Lesmana, menyampaikan bahwa transparansi informasi menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program. “Masyarakat dapat ikut mengawasi dan memberikan masukan apabila ditemukan data yang tidak sesuai. Prinsipnya, pemerintah ingin memastikan keadilan sosial benar-benar terwujud,” ujarnya.
Dengan validasi berlapis tersebut, diharapkan Program Kartu Huma Betang Sejahtera menjadi salah satu program unggulan yang mampu memperkuat jaring pengaman sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Tengah secara berkelanjutan.(red)