PURUK CAHU, Kaltengtimes.co.id – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) terus memperkuat sistem digitalisasi di sektor pendidikan. Salah satunya dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang dilaksanakan di Ballroom Hotel G-Sign Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (6/10).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya ini bekerja sama dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, yang hadir mewakili Bupati Heriyus.
Lebih dari 300 peserta yang terdiri atas operator Dapodik dari jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Murung Raya ikut serta dalam kegiatan tersebut. Para peserta akan mendapatkan pelatihan teknis terkait pengelolaan, validasi, dan pemutakhiran data sekolah melalui sistem Dapodik.
Ketua panitia pelaksana, H. Hairudinor, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang pengelolaan data pendidikan. “Operator Dapodik adalah garda terdepan dalam mewujudkan data pendidikan yang akurat dan mutakhir. Data yang baik akan menjadi dasar kebijakan pembangunan pendidikan yang tepat sasaran,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Program Pascasarjana ULM, Danang Biyatmoko, mengapresiasi kolaborasi dengan Pemkab Murung Raya. Ia menyebut kegiatan semacam ini penting untuk mendorong transformasi digital di dunia pendidikan. “Kita sedang berada di era digitalisasi pendidikan. Pembelajaran berbasis proyek, visual learning, dan sistem digital lainnya hanya bisa berjalan baik jika datanya akurat dan terkelola dengan baik,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rahmanto Muhidin menekankan pentingnya peran operator Dapodik dalam sistem pendidikan. Menurutnya, seluruh perencanaan mulai dari sarana, prasarana hingga alokasi sumber daya manusia bergantung pada keakuratan data yang diinput melalui sistem tersebut.
“Oleh karena itu, bapak dan ibu operator adalah ujung tombak yang memastikan data pendidikan Murung Raya selalu update dan valid,” tegas Rahmanto.
Ia juga berharap kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman teknis peserta agar dapat menjadi penggerak utama dalam pengelolaan data pendidikan di sekolah masing-masing. “Ilmu yang diperoleh hari ini adalah fondasi. Ke depan, tinggal bagaimana kita mengembangkannya agar lebih profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” pungkasnya.(y)




