Palangka Raya – Booth Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kalimantan Tengah menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi dalam ajang Borneo Digital Economy Creative Festival 2025 yang berlangsung di Duta Mall Palangka Raya, 24–25 Oktober 2025.
Mengangkat tema “Ekonomi Syariah untuk Semua”, MES Kalteng menampilkan beragam layanan yang menggabungkan unsur edukasi, digitalisasi, dan ekonomi halal. Layanan tersebut antara lain sertifikasi halal gratis, konsultasi UMKM dan investasi syariah, produk UMKM dan roti pondok, hingga sistem visitor engagement digital dengan hadiah langsung.
Souqi, salah satu pengunjung muda, mengaku mendapatkan wawasan baru tentang wakaf uang digital dan peluang usaha berbasis syariah. “Saya datang untuk konsultasi UMKM dan banyak insight yang bisa langsung diterapkan,” ujarnya.
Selain itu, Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Palangka Raya turut mendukung program MES Kalteng dengan menyerahkan 1.000 akses Learning Management System (LMS) untuk pengembangan kapasitas UMKM.
Ketua MES Kalteng, Norhani, menyebut festival ini menjadi momentum penting sinergi ekonomi syariah dengan transformasi digital.
“Kami ingin masyarakat merasakan langsung bahwa ekonomi syariah itu mudah, modern, dan terbuka untuk semua kalangan,” tuturnya.
Partisipasi MES Kalteng dalam ajang ini menjadi bukti nyata bahwa ekonomi syariah tidak hanya relevan, tetapi juga mampu bergerak seiring kemajuan ekonomi digital di Kalimantan Tengah. (red)











