Home Kalteng Asah Kemampuan TNI dan Militer Mancanegara Berlatih Perencanaan Operasi Tempur
KaltengNasional

Asah Kemampuan TNI dan Militer Mancanegara Berlatih Perencanaan Operasi Tempur

Share
Seorang instruktur tentara US saat memberikan materi pada MDMP Academic Phase. (Photo/ist)
Share

SITUBONDO. Kaltengtimes.co,id — Tentara Nasional Indonesia bersama US INDOPACOM, militer negara Jepang, Australia, Singapura dan Prancis, mengikuti Military Decision Making Process (MDMP) Academic Phase yang merupakan bagian dari latihan gabungan bersama Super Garuda Shield tahun 2023, bertempat di Puslatpur 5 Marinir Asembagus Jawa Timur, Selasa (29/8/23).

MDMP Academic Phase merupakan pertemuan pendahuluan mengenai pengenalan proses pengambilan keputusan dan kerja sama antara komandan satuan dengan para stafnya, terutama dalam merencanakan suatu operasi pertempuran.

Military Decision Making Process adalah proses tujuh langkah Angkatan Darat Amerika Serikat untuk pengambilan keputusan militer di lingkungan taktis, hal ini terkait erat dengan Prosedur Kepemimpinan Pasukan dan perintah Operasi.

Major Ryan Orsini (Division 25ID Hawaii) yang menyampaikan penjelasan mengenai MDMP, bahwa MDMP merupakan hal yang bagus untuk membangun keahlian dan digunakan sebagai bahan diskusi mengenai pengetahuan militer. Pada sesi ini, akan mendapat pembelajaran terbaik dari bagaimana teknik militer negara Prancis, Australia, Jepang dan Singapura. (red)

Share
Related Articles

Perkuat Penanganan Karhutla, Polda Kalteng Luncurkan 16 Drone Patroli Udara

Palangka Raya - Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) menegaskan komitmennya dalam...

Tinjau Kebakaran Hutan di Sebangau, Wakapolda Kalteng Dampingi Menhut dan Gubernur

Palangka Raya - Wakapolda Kalteng Irjen Pol Drs. Yosi Muhamartha, mewakili Kapolda...

Nusron Wahid Tak Penuhi Panggilan KPK

Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron...

Ada Subsidi Pemerintah, Biaya Haji 2027 Lebih Murah Rp3,2 Juta

Jakarta - Pemerintah memberikan subsidi Rp 3 juta untuk komponen biaya haji...