Home Legislatif DPRD Kotawaringin Timur Rinie Berharap Hasil Reses Ditindaklanjuti
DPRD Kotawaringin Timur

Rinie Berharap Hasil Reses Ditindaklanjuti

Share
Share

Ketua DPRD Kotim Rinie

SAMPIT- DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur menggelar rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kotim Rinie di Sampit, belum lama ini.

Dalam rapat yang dihadiri pihak eksuktif yang diwakili Wabup Kotim Irawati, DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah meminta pemerintah kabupaten menindaklanjuti semua hasil reses yang telah disampaikan lembaga legislatif tersebut.

“Kami tentu berharap hasil reses yang disampaikan ini bisa segera ditindaklanjuti sebagaimana mestinya sesuai harapan masyarakat. Kami meminta ini menjadi perhatian serius,” kata Rinie.

Rinie memimpin rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil reses DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur. Pihak eksekutif hadir diwakili Wakil Bupati Irawati.

Sebelumnya 40 anggota DPRD melaksanakan reses ke daerah pemilihan masing-masing mulai 11 hingga 16 Juli 2022. Mereka turun ke 17 kecamatan yang dikelompokkan dalam lima daerah pemilihan.

Daerah pemilihan 1 meliputi Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, daerah pemilihan 2 meliputi Kecamatan Baamang dan Seranau, daerah pemilihan 3 meliputi Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Teluk Sampit dan Pulau Hanaut.

Daerah pemilihan 4 meliputi Kecamatan Kota Besi, Cempaga, Cempaga Hulu dan Telawang. Daerah pemilihan 5 meliputi Kecamatan Parenggean, Mentaya Hulu, Antang Kalang, Telah Antang, Tualan Hulu dan Bukit Santuai.

Selama reses, para legislator bertemu pemerintah kecamatan, kelurahan dan desa sera masyarakat untuk menyerap aspirasi. Selain itu, mereka juga meninjau dan mengawasi realisasi pelaksanaan kegiatan pembangunan di lapangan sebagai bentuk pengawasan lapangan.

Hasil reses daerah pemilihan 1 disampaikan Ardiansyah, daerah pemilihan 2 disampaikan Rambat, daerah pemilihan 3 disampaikan Linda, daerah pemilihan 4 disampaikan Mariani dan daerah pemilihan 5 disampaikan Muhammad Abadi.

Selain masalah infrastruktur, banyak hal yang disampaikan masyarakat, termasuk masalah pelayanan kesehatan, pendidikan serta masalah evaluasi tenaga kontrak yang berdampak terhadap pelayanan publik. red

Share
Related Articles

Perluasan Jaringan Listrik Terkendala Minimnya Dukungan Perusahaan Sawit

SAMPIT. Kaltengtimes.co.id -- Perluasan jaringan listrik oleh Perusahan Listrik egara (PLN) di...

Pembenahan 3 Sektor Atasi Ekonomi Kotim Meningkat

SAMPIT. Kaltengtimes.co.id -- Agar tingkat ekonomi Kabupaten Kotawaringin Timur tidak semakin merosot...

Pemkab Kotim Diingatkan Prioritaskan Penyelesaian Lahan Pemakaman Lintas Agama

SAMPIT. Kaltengtimes.co.id -- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur Agus Seruyantara...

Eksekutif dan Legislatif Sepakati APBD Kotim 2023 Rp2,1 Triliun

Pengesahan APBD 2023 SAMPIT, kaltengtimes.co.idSetelah melakukan rapat pembahasan hampir satu pekan terakhir,...