Home Kriminal & Peristiwa Ibu Kandung SR Minta Pelaku Pembunuh Dihukum Berat
Kriminal & Peristiwa

Ibu Kandung SR Minta Pelaku Pembunuh Dihukum Berat

Share
Share

Polisi saat menggelar rekontruksi Sebanyak 24 Adegan Kasus Pembunuhan SR. (Ist)

Palangkaraya, kaltengtimed.co.id- Sebanyak 24 adegan yang digelar dalam rekonstruksi kasus pembunuhan seorang pria bernama Sarwani (45) Reka ulang dilaksanakan di Unit Jatanras Mapolresta Palangka Raya, Selasa (12/4).

Rekontruksi juga disaksikan pihak keluarga korban maupun para pelaku hadir untuk menyaksikan reka adegan ulang kronologis kasus pembunuhan sadis.

Bahkan sejumlah keluarga korban yang hadir menyaksikan jalannya rekontruksi tersebut meneriaki tersangka saat berjalannya proses rekontruksi. karena keluarga korban geram dengan ulahnya yang mengakibatkan korban tewas mengenaskan.

“Saya tidak rela anak saya dibunuh, mudah mudahan para pelaku bisa dihukum seberat-beratnya,” kata ibu korban, Hj Maslian saat rekontruksi berlangsung.

Diketahui dari 7 pelaku, diantaranya 6 berhasil ditangkap masing-masing bernama Yanto, Bagong, Murdani, Cingui, Upik, Lacuk, Udin (DPO) dan Ali (DPO).

Dalam rekontruksi kasus pembunuhan terjadi di Jalan Bukit Pinang I, Kelurahan Tanjung Pinang, Kota Palangkaraya. peristiwa yang sebelumnya terjadi pada 10 Maret 2022 lalu. zal

Share
Related Articles

Diduga Terjatuh dari Menara, Pemuda Ditemukan Meninggal di Area Masjid Raya Darussalam

PALANGKARAYA -Warga Kota Palangka Raya dibuat geger dengan penemuan seorang pemuda yang...

FORDAYAK Segel Kantor MTF di Palangka Raya, Tuntut Transparansi Penyelesaian Jaminan Fidusia

PALANGKA RAYA, Kaltengtimes.co.id – Organisasi Masyarakat (Ormas) Forum Pemuda Dayak (Fordayak) melakukan...

Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan Kawal Pembangunan Posko Anti-Narkoba

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Komitmen bersama dalam memberantas peredaran narkotika ditunjukkan melalui...

Razia Balap Liar Jaring 36 Motor, Mayoritas Pengendara Pelajar

PALANGKARAYA -Raungan knalpot dan aksi kebut-kebutan liar masih menjadi pemandangan meresahkan di...