Home Eksekutif Pemkab Kapuas Kemarau Panjang, Suplai Air RSUD Kuala Kapuas Tetap Aman
Pemkab Kapuas

Kemarau Panjang, Suplai Air RSUD Kuala Kapuas Tetap Aman

Share
Share

KUALA KAPUAS,– Memasuki puncak musim kemarau dan kekeringan, ketersediaan air bersih untuk menunjang pelayanan di RSUD dr. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dipastikan tetap aman dan normal.

Kendati suplai air dari PDAM Tirta Pambelom Kabupaten Kapuas kepada sebagian masyarakat pelanggan mengalami keterbatasan, kebutuhan air di rumah sakit hingga saat ini tidak mengalami kendala.

Hal tersebut ditegaskan Direktur Utama RSUD Kabupaten Kapuas dr. Hj. Delianae melalui Kepala Seksi Penunjang Non Medis, Rohmat, saat ditemui Jumat (4/9/2026) pagi.

Rohmat menjelaskan, RSUD Kuala Kapuas memiliki sumber air dari PDAM dan sumur bor yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan operasional rumah sakit.

“Kebutuhan air untuk RSUD tidak ada masalah dan berjalan normal. Selain dari PDAM, kita juga mengandalkan sumur bor yang kita punya,” ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan air untuk layanan Hemodialisis (HD) memiliki persyaratan khusus karena harus menggunakan air dari PDAM yang terlebih dahulu melalui proses penyaringan menggunakan Reverse Osmosis (RO).

Sementara untuk kebutuhan kebersihan ruangan dan mandi, cuci, kakus (MCK), rumah sakit dapat menggunakan kombinasi air PDAM maupun air dari sumur bor.

Untuk menjaga ketersediaan stok, pihak rumah sakit secara berkala melakukan pemantauan terhadap persediaan air di reservoir. Jika stok mulai menipis, pemesanan air kepada PDAM segera dilakukan.

“Sekali order ke PDAM bisa mencapai empat sampai enam tangki, satu tangkinya berkapasitas 4.000 liter air,” jelas Rohmat.

Pemesanan dilakukan setelah pihak rumah sakit berkoordinasi dengan petugas RO dan reservoir. Setelah suplai air diterima, air kemudian ditampung di reservoir untuk selanjutnya melalui proses penyaringan menggunakan RO sesuai kebutuhan.

Rohmat mengungkapkan, selama ini PDAM Tirta Pambelom selalu merespons dengan cepat setiap permintaan suplai air dari rumah sakit.

“Intinya, pelayanan di rumah sakit berjalan dengan normal. Kebutuhan air baik yang bersumber dari sumur bor maupun dari PDAM di musim kemarau dan kekeringan ini selalu terpenuhi dan tidak ada masalah,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi kondisi kekeringan yang berkepanjangan, RSUD Kuala Kapuas juga telah menyiapkan tiga tandon sebagai tempat penampungan air.

Dengan persediaan dan sistem tersebut, rumah sakit hingga kini belum membutuhkan bantuan pasokan air dari instansi lain, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran maupun BPBD.

“Sejauh ini semuanya masih berjalan lancar dan normal. PDAM tetap dapat memenuhi kebutuhan air untuk RSUD, lancar dan tanpa kendala,” terangnya.

Rohmat menegaskan, rumah sakit merupakan pusat pelayanan kesehatan yang tidak boleh mengalami jeda dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kebutuhan air bersih harus tetap dipastikan tersedia dalam kondisi apa pun, termasuk ketika menghadapi musim kemarau panjang. (Nas)

Share
Related Articles

Camat Selat dan Lurah Selat Barat Dukung Percepatan Imunisasi Anak

KUALA KAPUAS – Pemerintah Kecamatan Selat bersama Kelurahan Selat Barat turut mendorong...

Dodo Dorong Petani Terlibat Jaga Kekayaan Genetik Tanaman Kapuas

KUALA KAPUAS – Keterlibatan petani menjadi salah satu kunci pelestarian kekayaan genetik...

Tata Kelola Data Informasi BPBD Kapuas Dapat Pujian Dari Tim Pengarah BNPB

Kuala Kapuas, kaltengtimes.co.id — Udara di sebahagian besar wilayah Kabupaten Kapuas, khususnya...

Sembilan Kasus Sabu Terungkap di Kapuas Selama September, Polisi Amankan 9 Tersangka

KUALA KAPUAS – Upaya pemberantasan peredaran narkotika di Kabupaten Kapuas terus dilakukan...