KUALA KAPUAS, kaltengtimes.co.id – Memburuknya kualitas udara akibat meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan mendorong Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mengingatkan masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Imbauan tersebut turut diperkuat Pemerintah Kelurahan Selat Barat dengan melakukan sosialisasi sekaligus pembagian masker kepada masyarakat, Jumat (4/9/2026).
Lurah Selat Barat Taufiqurrahman bersama Sekretaris Kelurahan Siti Fitriati, Kasi Pemerintahan dan Kesra Rahman Situmorang, pegawai kelurahan, serta jajaran Ketua RT dan Ketua RW turun langsung membagikan masker kepada pengunjung dan pedagang Pasar Pilau.
Pembagian masker juga menyasar pengguna lalu lintas yang melintas di Jalan Patih Rumbih dan Jalan Meranti.
Taufiqurrahman mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap imbauan penggunaan masker.
“Melalui kegiatan ini, selain wujud kepedulian terhadap warga, kita berharap warga Selat Barat khususnya dan masyarakat Kecamatan Selat umumnya agar mematuhi imbauan untuk menggunakan masker, terlebih ketika melakukan aktivitas di luar rumah demi kesehatan kita bersama,” ungkapnya.
Menurutnya, kondisi asap di Kecamatan Selat memang relatif tipis dan lebih terlihat pada pagi hari. Namun, kondisi tersebut tetap perlu diwaspadai karena kualitas udara yang kurang baik berpotensi mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan.
“Karena itu pemerintah memberikan imbauan untuk selalu menggunakan masker demi mengurangi potensi bertambahnya penderita ISPA,” jelasnya.
Selain membagikan masker, Taufiqurrahman juga meminta para Ketua RT untuk meneruskan imbauan kepada warga masing-masing agar menggunakan masker serta membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak diperlukan.
Hal tersebut dinilai penting mengingat wilayah Kalimantan Tengah telah memasuki puncak musim kekeringan. Terlebih, berdasarkan prediksi BMKG, dampak El Nino berpotensi bertahan hingga awal 2027.
Taufiqurrahman menjelaskan, kegiatan pembagian masker sengaja dilaksanakan pada Jumat bersamaan dengan kegiatan Jumat Bersih yang rutin digelar setiap pekan.
“Sengaja kita pilih hari Jumat karena bersamaan dengan kegiatan Jumat Bersih yang rutin digelar setiap Jumat, sehingga tidak mengganggu pelayanan di kelurahan,” terangnya.
Sementara itu, Nur, salah seorang pedagang sayur di Pasar Pilau, mengaku senang dengan perhatian yang diberikan Pemerintah Kelurahan Selat Barat kepada para pedagang dan masyarakat.
Ia berharap perhatian tersebut terus dilakukan, terutama di tengah kondisi udara yang kurang baik akibat kabut asap.
(Nas)
