Home Legislatif DPRD Kalteng DPRD Kalteng Ajak Pemuda Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya
DPRD KaltengKaltengLegislatif

DPRD Kalteng Ajak Pemuda Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya

Share
Wakil Ketua I DPRD Kalteng Riska Agustin
Share
Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dinilai memiliki makna strategis sebagai sarana memperkuat kebersamaan masyarakat lintas suku dan generasi di Kalimantan Tengah (Kalteng). Melalui kegiatan tahunan ini, masyarakat diajak untuk terus menjaga identitas daerah agar tidak pudar di tengah perkembangan zaman.
​Harapan besar tersebut disuarakan oleh Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Riska Agustin. Ia mendorong generasi muda untuk mengambil peran aktif dan berada di garda terdepan dalam melestarikan adat serta budaya daerah sebagai warisan leluhur yang tak ternilai harganya.
Menurutnya, budaya bukan sekadar simbol seremonial daerah, melainkan bagian krusial dari jati diri masyarakat Bumi Tambun Bungai.​”Budaya adalah identitas terdalam masyarakat Kalteng. Generasi muda harus ikut menjaga, mencintai, dan melestarikannya agar nilai-nilai luhur kita tidak tergerus oleh derasnya arus modernisasi dan globalisasi,” ungkapnya, Selasa (19/5/2026).
​Lebih lanjut, Politisi Partai Golkar Kalteng ini, juga berharap FBIM mampu menjadi ruang publik yang efektif untuk mempererat persatuan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kembali rasa cinta terhadap adat dan tradisi lokal.
​Melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam setiap rangkaian kegiatan FBIM, Riska mengaku optimis bahwa nilai-nilai tradisi Kalteng sebenarnya masih melekat kuat di hati masyarakat. Namun, tantangan ke depan adalah bagaimana konsistensi tersebut tetap terjaga di generasi penerus.
​”Antusiasme yang luar biasa ini adalah bukti bahwa masyarakat kita rindu dan bangga akan budayanya. Tugas kita sekarang, terutama para pemuda, adalah memastikan obor tradisi ini tidak padam dan terus menyala ke masa depan,” tambahnya.
​Melalui momentum pelaksanaan  FBIM ini, Riska Agustin juga mengimbau kepada pihak pemerintah daerah, lembaga adat, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi. Hubungan yang selaras antar-sektor dinilai menjadi kunci utama agar budaya lokal tetap hidup, relevan, dan sukses diwariskan kepada generasi-generasi mendatang.(z)
Share
Related Articles

Bangkit Pemuda Kalteng Serukan Gerakan Bersama Cegah Karhutla

Palangka Raya, KaltengTimes.co.id — Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan...

Karhutla Kembali Berkobar Polda Kalteng Kerahkan Satgas Gabungan

PALANGKA RAYA – Polda Kalimantan Tengah bersama seluruh unsur Satuan Tugas (Satgas)...

Teknologi Nanogel Berbasis Dawen Sawang Bahandang: Inovasi Mahasiswa UPR untuk Terapi Antimikroba Infeksi Kulit

PALANGKA RAYA, Kaltengtimes.co.id - Mahasiswa Program Studi Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu...

Penguatan Organisasi, Kapolresta Palangka Raya dan 6 Kapolres di Jajaran Polda Kalteng Alami Pergantian

Palangka Raya - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. kembali...